BGN Inisiatif Lakukan Efesiensi Buntut Konflik Timur Tengah, Purbaya Bakal Monitor Anggaran

jpnn.com
6 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan tidak akan memangkas anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG), sehubungan dengan wacana efisiensi APBN.

Pemerintah diketahui mengambil langkah efisiensi anggaran guna menghadapi situasi geopolitik global tak pasti akibat perang Iran dan AS-Israel.

BACA JUGA: Lantik Robert Leonard Marbun Jadi Sekjen Baru Kemenkeu, Purbaya Berpesan Begini

Namun, Menkeu menegaskan pihaknya tidak akan mengganggu anggaran salah satu program prioritas Presiden Prabowo tersebut.

Adapun rencana efesiensi anggaran program MBG diketahui inisiatif dari Badan Gizi Nasional sendiri, sebagai upaya prihatin terhadap kondisi.

BACA JUGA: Waka MPR Wanti-Wanti Menkeu Purbaya: APBN Kuat Bukan Jaminan Lolos dari Krisis Energi

"MBG enggak saya potong, mereka melakukan efisiensi sendiri," kata Purbaya di kantornya, Jakarta Pusat, Jumat (27/3).

Purbaya menyambut baik inisiatif BGN yang ingin melakukan efesiensi anggaran sebagai upaya membantu pemerintah.

BACA JUGA: Purbaya Kembali Titip Duit Rp 100 Triliun ke Perbankan

Menyusul hal ini, Purbaya menegaskan kemenkeu akan melakukan pemantauan atau menganalisa anggaran program MBG.

"Saya sih mau monitoring anggarannya. Langkah-langkah yang diambil, yang diumumkan oleh beliau cukup baik saya pikir ya, artinya dia menyesuaikan diri dengan perkembangan keadaan. Jadi, harusnya nggak ada masalah," tuturnya.

Sebelumnya, pemerintah diketahui menyiapkan skenario efisiensi belanja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk menjaga defisit tetap di bawah 3% PDB. (mcr31/jpnn)


Redaktur : Budianto Hutahaean
Reporter : Romaida Uswatun Hasanah


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Lebaran Usai, Jakarta Memanggil: Pemudik Mulai Padati Terminal Kampung Rambutan
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
Dari Keterbatasan ke Tanah Suci, Perjalanan Siti Patimah Azzahra Bersama PNM
• 21 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Fadli Zon Targetkan Keraton Surakarta Jadi Destinasi Kelas Dunia
• 18 jam lalutvrinews.com
thumb
Wujud Chery Q, Rival Kuat BYD Atto 1 hingga Geely EX2
• 7 jam lalukumparan.com
thumb
Kakorlantas: Masih Ada 36 Persen Kendaraan Belum Kembali ke Jakarta
• 22 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.