Hemat BBM, ASN di Kabupaten Bangkalan Wajib Berangkat Kerja Naik Sepeda pada Hari Tertentu

bisnis.com
9 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, SURABAYA – Konflik bersenjata yang tengah berkecamuk antara Iran dengan koalisi Israel-Amerika Serikat di kawasan Jazirah Arab hingga kebijakan pembatasan selat Hormuz dirisaukan dapat mendongkrak harga minyak dunia dalam waktu dekat.

Kondisi tersebut juga dikhawatirkan berdampak pada ketersediaan stok bahan bakar minyak (BBM) Indonesia sehingga pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah, menerapkan kebijakan hemat energi dan efisiensi. Termasuk yang terjadi di Kabupaten Bangkalan, Provinsi Jawa Timur. 

Wakil Bupati Bangkalan Moch. Fauzan Ja’far mengungkapkan bahwa saat ini pihaknya berusaha untuk menerapkan langkah-langkah preventif guna menghemat penggunaan BBM. Aparatur Sipil Negara (ASN) di wilayah tersebut pun telah diminta berangkat menuju kantor instansi pemerintah terkait menggunakan sepeda angin atau sepeda ontel.

Lebih lanjut, ASN di lingkungan Pemkab Bangkalan akan dilarang untuk mengendarai kendaraan bermotor menuju kantor pada hari kerja tertentu. Fauzan menegaskan kebijakan tersebut akan dituangkan secara resmi lewat surat edaran bupati yang akan ditujukan kepada seluruh organisasi perangkat daerah (OPD).

“Ya, saat ini kita sedang menyusun surat edarannya. Nantinya di hari-hari tertentu ASN diwajibkan menggunakan sepeda. Ini bagian dari upaya kita merespons situasi global dan rencana kebijakan pemerintah, termasuk work from anywhere (WFA), serta untuk mendorong penghematan energi," ungkap Fauzan, dikutip Jumat (27/3/2026).

Ia juga mengeklaim bahwa kebijakan itu semata-mata tidak hanya berdampak pada berkurangnya penggunaan BBM, tetapi juga sebagai bentuk kesiapsiagaan pemerintah daerah dalam menghadapi potensi krisis ekonomi akibat kondisi global yang tidak menentu.

Baca Juga

  • Pemkot Surabaya Masih Kaji Kebijakan WFH ASN Sehari dalam Sepekan
  • Kebijakan WFH Satu Hari ASN, Ekonom Ramal Minim Dampaknya ke APBN
  • Pemprov Jatim Siapkan WFH Sehari untuk ASN, Klaim Hemat 108.000 Liter BBM

"Kita melihat perkembangan situasi yang tidak menentu ini tentu bisa berpengaruh terhadap perekonomian. Maka dari itu, kita harus mulai melakukan langkah-langkah antisipatif, salah satunya dengan menghemat energi,” terangnya.

Mengenai penerapan skema work from home (WFH) yang mulai digaungkan, Fauzan menyebut Pemkab Bangkalan masih menunggu dan mengamati instruksi resmi yang diterbitkan oleh pemerintah pusat. 

"Yang pasti kalau sudah ada aturannya [dari pemerintah pusat], [kebijakan WFH] akan kami terapkan," bebernya.

Fauzan turut serta mengajak segenap jajarannya untuk tetap membangun etos kerja yang disiplin dan adaptif, menjaga semangat dalam bekerja, serta memastikan pelayanan publik tetap berjalan optimal tanpa adanya penurunan kualitas.

“Di tengah kondisi global yang tidak menentu, kita dituntut untuk tetap solid, disiplin, dan mampu beradaptasi. Pelayanan kepada masyarakat tidak boleh terganggu, justru harus semakin ditingkatkan,” pungkasnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
[Foto] Pusat Perbelanjaan Masih Menjadi Lokasi Favorit Warga Saat Libur Lebaran
• 23 jam lalukatadata.co.id
thumb
1.110 Orang di Lebanon Tewas Akibat Serangan Israel
• 21 jam laludetik.com
thumb
KPPU Jatuhkan Sanksi Rp755 Miliar kepada 97 Pinjol Terbukti Lakukan Kartel Bunga
• 8 jam laluerabaru.net
thumb
Jadwal SIM Keliling Bandung Hari Ini 27 Maret 2026, Cek Lokasi dan Persyaratan
• 14 jam lalurctiplus.com
thumb
Wali Kota Tegal Dedy Yon Bongkar Warung Aceh Diduga Jual Obat Terlarang
• 22 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.