Grid.ID - Momen pertemuan Ressa Rossano dengan ibu kandungnya menjadi babak baru yang penuh emosi. Di balik kebahagiaan itu, terselip kesedihan mendalam dari sosok yang telah membesarkannya sejak kecil.
Sosok tersebut adalah Ratih Puspita Dewi. Ia tak kuasa menahan air mata saat membahas kemungkinan Ressa akan semakin dekat dan tinggal bersama ibu kandungnya.
“Saya sangat berat karena sudah lama tinggal sama Resa dari bayi… saya juga nggak mau ditinggal Resa,” ucap Ratih dikutip dari Youtube Reyben Entertainment, Rabu (25/3/2026).
Kedekatan mereka memang bukan hal yang singkat. Selama puluhan tahun, Ratih menjadi sosok ibu yang hadir dalam setiap fase kehidupan Ressa.
Tak heran jika kemungkinan berpisah menjadi pukulan emosional yang besar. Apalagi, selama ini Ressa tinggal bersamanya dan memiliki ikatan yang begitu kuat.
Di sisi lain, Ressa kini mulai membangun hubungan dengan ibu kandungnya, Denada. Bahkan, ia sempat ditawari untuk tinggal bersama di kediaman Denada.
Namun, Ressa tidak serta-merta mengambil keputusan tersebut. Ia memilih untuk mencari jalan tengah agar tidak melukai perasaan kedua belah pihak.
“Resa harus memposisikan kayak ibaratnya seminggu sama Ibu, seminggu sama Mama… nggak boleh, kedua-duanya harus sama,” ungkap Ressa.
Keputusan itu menunjukkan dilema yang tengah ia hadapi. Di satu sisi, ia ingin lebih dekat dengan ibu kandungnya, namun di sisi lain ia tak ingin meninggalkan ibu angkatnya.
Ratih sendiri mengaku meski sedih, ia tetap bahagia melihat Ressa akhirnya bisa bertemu dengan ibu kandungnya. Perasaan itu bercampur antara haru dan kehilangan.
“Pasti cemburu karena dari kecil sama saya gitu. Tapi ya saya juga senang kan itu ibunya,” kata Ratih jujur.
Lebih lanjut, Ratih juga menyampaikan pesan khusus kepada Denada. Ia berharap Ressa mendapatkan kasih sayang yang sama seperti yang selama ini ia berikan.
“Saya ingin Dena juga harus sayang banget sama dia (Ressa), jangan sampai ada yang menyakiti,” tegasnya.
Kisah ini pun menggambarkan betapa kompleksnya hubungan keluarga yang terpisah lama. Ada kebahagiaan karena dipertemukan kembali, namun juga ada luka karena harus berbagi.
Di tengah situasi tersebut, Ressa memilih untuk tetap berada di tengah. Ia ingin menjaga dua cinta dalam hidupnya tanpa harus kehilangan salah satunya.
Perjalanan ini masih panjang, namun satu hal yang pasti, kisah Ressa, Ratih, dan Denada menjadi potret nyata tentang cinta keluarga yang penuh pengorbanan.(*)
Artikel Asli




