Keju menjadi bahan makanan favorit banyak orang karena rasa khas yang creamy, asin nan gurih. Makanan yang terbuat dari bahan utama susu ini biasanya dipadukan dengan makanan atau minuman. Cara menikmati keju ini dikenal dengan istilah cheese pairing.
Namun rupanya dalam melakukan cheese pairing kita juga tidak bisa asal memadukan saja. Salah-salah, rasa keju justru menjadi rusak dan tidak enak. Padahal, dalam membuat keju, seorang cheese maker harus merawatnya dalam waktu lama agar menghasilkan jenis dan rasa yang tepat.
Seperti yang dilakukan pemilik bisnis natural cheese lokal, Ayu Utami Linggih. Saat berbincang dengan kumparanFOOD beberapa waktu lalu, Ayu yang ditemui di cheese studio-nya di Jakarta, memberikan tips menikmati dan memadukan keju yang tepat.
"Kadang kan ada orang yang pairing keju sama minuman, kan? Nah, minuman itu juga sebenarnya membantu untuk melumerkan si keju," ujarnya kepada kumparan.
Ayu melanjutkan, di cheese studio-nya dia menyajikan keju yang dipadukan dengan teh. Ya, jika biasanya keju dipadukan dengan minuman alkohol wine, maka di sini kamu bisa menikmatinya dengan ragam pilihan teh yang sudah dicocokkan.
"Makanya kita di sini sudah pairing dengan teh panas. Jadi sebenarnya the heat from the tea juga membantu untuk melumerkan kejunya juga," tambahnya.
Kemudian Ayu mengatakan, sebaiknya ketika kita mencicipi, cobalah kejunya terlebih dahulu. Kemudian kita bisa mencicipi keju dengan paduan makanan atau minuman lain. Cara ini akan membuat palet lidah kita terbiasa dengan rasa keju asli terlebih dahulu; baru dengan rasa makanan lain.
Ayu turut mencontohkan, "Kalau goat cheese itu biasanya di-pairing dengan white wine, nah di sini kita dengan white tea. Terus misalnya hard cheese yang rasanya lebih strong biasa di-pairing dengan red wine, maka di sini kita pairing dengan black tea. Jadi rules-nya mirip karena tanin di teh dan wine itu mirip."
Selain dengan minuman, keju juga biasa dipadukan dengan makanan, misalnya dengan crackers, madu, atau buah-buahan. Bahkan, saat ini juga tengah tren sajian cheese platter yang memadukan keju dengan daging salami sampai kacang-kacangan.
Ayu turut mengingatkan, jika kamu mau mencoba keju, maka sebaiknya pilih dari yang jenis paling ringan secara bertahap ke jenis paling kuat.
"Jadi nyobain keju itu sebenarnya mulai dari mildest flavor ke strongest flavor. Jadi kayak build up paletnya gitu," pungkasnya.





