Aura Positif Herdman Bikin Optimistis, Timnas Indonesia Dijanjikan Naik Level di FIFA Series

republika.co.id
8 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Atmosfer jelang laga Timnas Indonesia di ajang FIFA Series 2026 makin panas. Bukan hanya karena pertandingan melawan Saint Kitts and Nevis yang dinanti suporter, tetapi juga karena pernyataan mengejutkan pelatih anyar Garuda, John Herdman, yang langsung memicu perbincangan di media sosial.

Dalam konferensi pers yang digelar Kamis (24/3/2026), Herdman menyatakan apresiasinya kepada Ketua Umum PSSI Erick Thohir, FIFA, dan GSI atas digelarnya FIFA Series di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan. 

Baca Juga
  • Timnas Iran Dilarang Bertanding ke Negara Bermusuhan, Ini Alasannya  
  • Jelang FIFA Series, Timnas Indonesia Matangkan Persiapan di Stadion Madya
  • Elkan Baggott Rasakan Energi Baru di Timnas Era John Herdman

"Pertama terima kasih kepada Erick Thohir, PSSI, GSI dan FIFA untuk mengorganisasi event besar ini dengan mempertemukan tim dari berbagai konfiderasi. Sekaligus menjadikan Stadion Utama Senayan sebagai tuan rumah bagi kami dan para pemain. Ini hal fantastik sekaligus tes yang bagus bagi kami dan pemain. Ini tantangan yang kami cari," ujar Herdman.

Pelatih yang pernah membawa Kanada tampil di Piala Dunia itu secara terbuka juga menyebut nama Shin Tae Yong (STY) dan Patrick Kluivert dalam konferensi pers tersebut. Herdman menunjukkan respek tinggi kepada dua pelatih yang sebelumnya menangani Timnas Indonesia.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Menurut Herdman, fondasi permainan Skuad Garuda saat ini sudah terbangun kuat berkat kerja keras para pendahulunya.

“Fondasi timnas sudah ada berkat coach Shin Tae Yong dan Patrick Kluivert. Tugas saya sekarang adalah meningkatkan kualitas timnas dengan berfokus pada transisi dan organisasi serangan agar lebih dinamis dan langsung,” tegas Herdman.

Namun, Herdman menegaskan, dirinya tidak datang sekadar melanjutkan warisan lama. Ia membawa misi besar untuk meng-upgrade permainan Timnas Indonesia agar lebih cepat, tajam, dan langsung menekan jantung pertahanan lawan.

Fokus utama yang ia siapkan, antara lain, transisi kilat dari bertahan ke menyerang, organisasi serangan yang lebih rapi dan agresif, serta gaya permainan direct football yang lebih efektif. 

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Harga Emas Antam Hari Ini 27 Maret 2026: Anjlok Rp40.000, Buyback Turun Lebih Dalam
• 11 jam lalukompas.tv
thumb
Arus Balik Lebaran, 3.945 Pemilir Tiba di Terminal Pulo Gebang
• 23 jam lalurepublika.co.id
thumb
Pemain Persib Bandung dalam kondisi bugar setelah jalani masa libur
• 19 jam laluantaranews.com
thumb
Berkas Belum Lengkap, Polisi Bakal Perpanjang Masa Penahanan Richard Lee Selama 40 Hari
• 5 jam lalugrid.id
thumb
Dua Anak Harimau di Bandung Zoo Mati Akibat Panleukopenia
• 23 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.