Prajurit TNI Pukul Warga hingga Tewas di Ambon: Danyon Minta Maaf, Akan Diproses

kumparan.com
3 jam lalu
Cover Berita

Komandan Batalyon Infanteri 733/Masariku, Letkol Inf M. Aminulah, menyampaikan permohonan maaf atas insiden yang melibatkan salah satu prajuritnya hingga menyebabkan seorang warga meninggal dunia di Desa Umaloya, Sanana.

Prajurit itu yakni Pratu SB. Ia sebenarnya dalam posisi membela diri saat peristiwa terjadi.

“Atas nama pribadi dan seluruh keluarga besar Yonif 733/Masariku, saya menyampaikan rasa bela sungkawa yang paling dalam kepada keluarga almarhum Sukra Umagafur,” ujar Letkol Aminulah di Ambon, Jumat (27/3).

Latar Belakang Kasus

Berdasarkan laporan, insiden terjadi pada Minggu dini hari (22/3), bermula dari perselisihan antar-pemuda.

Adik dari Pratu SB diduga terlibat perkelahian. Situasi memanas saat keluarga korban mendatangi rumah Pratu SB dan melakukan protes.

Dalam perjalanan pulang, adik Pratu SB disebut dikeroyok oleh sekelompok orang yang diduga dalam pengaruh minuman keras.

Melihat hal tersebut, Pratu SB berupaya melerai. Namun, ia ikut terkena pukulan di bagian kepala dan leher.

Dalam situasi tersebut, Pratu SB melakukan pukulan balasan yang mengenai wajah korban hingga terjatuh dan kepalanya terbentur aspal.

Korban sempat dilarikan ke RSUD Sanana, kemudian dinyatakan meninggal dunia.

Proses Hukum Berjalan

Letkol Aminulah menegaskan TNI akan menangani kasus ini secara serius dan transparan.

“Kami pastikan TNI tidak akan menutupi fakta yang ada. Namun, mari beri ruang bagi pihak terkait untuk melihat fakta secara utuh dan objektif,” ujarnya.

Saat ini, Pratu SB telah diamankan dan diserahkan ke Denpom XV/1 Ternate untuk menjalani proses hukum militer.

Soroti Aksi Massa

Danyon juga menyoroti adanya tindakan anarkis dari massa yang melakukan perusakan terhadap rumah prajurit tersebut.

Menurutnya, aksi main hakim sendiri dan perusakan fasilitas pribadi merupakan pelanggaran hukum.

Ia mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi informasi yang belum jelas.

“Mari kita percayakan penanganan ini kepada pihak berwenang agar situasi tetap kondusif,” katanya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Turki Selangkah Lagi ke Piala Dunia 2026 Usai Kalahkan Rumania
• 14 jam lalurepublika.co.id
thumb
Jelang Pengumuman, Spesifikasi vivo X300 Ultra Terungkap, Dua Kamera 200MP
• 12 jam lalumedcom.id
thumb
Tok! DJP Tak Kenakan Sanksi Telat Lapor SPT Sampai 30 April 2026
• 7 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Sesuai Instruksi Prabowo, Pagar TN Way Kambas Sepanjang 138 Km Mulai Dibangun
• 15 jam laludetik.com
thumb
Menjelang Puncak Arus Balik Kedua, Korlantas Polri akan Terapkan One Way Lokal
• 9 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.