Pengunduran Diri Letjen Yudi dari Kabais TNI Imbas Penyerangan Aktivis Dinilai Wujud Sikap Ksatria

disway.id
4 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID -- Keputusan Kepala Badan Intelijen Strategis (Kabais) TNI Letjen Yudi Abrimantyo mundur dari jabatannya menuai sorotan tajam di tengah publik. 

Di saat banyak pejabat memilih bertahan dan berlindung di balik berbagai dalih, langkah ini justru dinilai sebagai bentuk keberanian moral yang semakin langka.

BACA JUGA:TNI Copot Kabais Letjen Yudi Abdimantyo Imbas Penyiraman Air Keras Andrie Yunus

BACA JUGA:Haris Azhar Heran BAIS TNI Terlibat Teror ke Andrie Yunus: Harusnya Ngurus Intelijen Perang!

Ketua Umum Pasbata Prabowo David Febrian menyebut pengunduran diri tersebut sebagai "tamparan keras" bagi para pejabat yang selama ini tersandung persoalan namun tetap berupaya mempertahankan jabatan.

"Ini bukan sekadar mundur. Ini adalah sikap ksatria. Ini pelajaran terbuka bagi banyak pejabat yang ketika bermasalah justru sibuk mencari pembenaran, memainkan opini, bahkan menyalahkan pihak lain," ujarnya, Jumat, 27 Maret 2026.

Ia menilai, Letjen Yudi menunjukkan standar kepemimpinan yang berbeda, bahwa tanggung jawab kepada rakyat harus ditempatkan di atas kepentingan pribadi maupun jabatan, bahkan sebelum proses hukum selesai.

"Di negeri ini, terlalu sering kita melihat pejabat yang jelas-jelas bermasalah tapi masih bertahan, berkelit, dan menghindar. Letjen Yudi justru melakukan hal sebaliknya," urainya.

BACA JUGA:Arus Balik ke Jakarta Macet, Pemudik asal Pemalang Ini Pilih Berdamai: Ini Seninya Mudik

"Urusan benar atau salah biar hukum yang membuktikan, tapi tanggung jawab kepada publik tidak bisa ditunda," sambung David.

Menurut Pasbata Prabowo, sikap seperti ini adalah bentuk kepemimpinan sejati yang mulai tergerus oleh praktik politik pragmatis. 

Ia bahkan menyebut karakter ksatria seperti ini hampir tidak lagi menjadi arus utama di kalangan elite.

"Ini tipe pemimpin yang semakin jarang kita temui. Berani bertanggung jawab tanpa harus dipaksa. Ini bukan soal tekanan, ini soal integritas," tuturnya.

Meski demikian, ia mengingatkan agar publik tidak terjebak dalam narasi yang justru mengaburkan substansi kasus.

BACA JUGA:Purbaya Kaget Gaji Pegawai Pajak Lebih Tinggi, Soroti Kesenjangan di Kemenkeu

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Arus Kendaraan Meningkat di Jalan Lingkar Bayur Bumiayu
• 22 jam lalutvrinews.com
thumb
Bebas Macet, Simpang Jomin Kini Lebih Ramah Pemudik
• 19 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Libur Lebaran Usai, Ini Poin Penting Pesan KPAI Jelang Hari Pertama Sekolah
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
AS Ajukan Proposal Akhir Perang, Pengamat: Trump Sudah Panik
• 7 jam lalukompas.tv
thumb
John Herdman soal Elkan Baggott Jadi Starter di Timnas Indonesia Vs St Kitts Nevis: Pertahanan Kami Satu di Antara yang Terbaik di Asia
• 23 jam lalubola.com
Berhasil disimpan.