JAKARTA, DISWAY.ID-- Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menyatakan program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan terdampak efisiensi anggaran sebesar Rp40 triliun dalam setahun.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S. Deyang, menyebut efisiensi anggaran tidak hanya terjadi di BGN, tetapi juga berlaku untuk seluruh kementerian.
"Semua kementerian memang diminta melakukan efisiensi," ujar Nanik saat dihubungi Disway, Jumat, 27 Maret 2026.
BACA JUGA:DPR RI Matikan Lampu pada 20.00 WIB Demi Efisiensi Energi dan BBM
Lebih lanjut, terkait rencana pemberian MBG lima hari dalam sepekan yang disampaikan Menkeu Purbaya, Nanik menjelaskan bahwa skema tersebut bukan hal baru bagi BGN.
Pasalnya, menurut Nanik, program MBG pada awal pelaksanaan hingga sekitar Oktober sebelumnya memang hanya berjalan lima hari dalam sepekan.
"Soal lima hari bukan barang baru. Dari awal sampai sekitar bulan Oktober dulu memang hanya lima hari," tuturnya.
Sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan dilaksanakan lima hari dalam sepekan sebagai bagian dari langkah efisiensi.
Kebijakan ini diambil agar program tetap memberikan manfaat bagi masyarakat tanpa membebani anggaran negara.
BACA JUGA:Mensos Gus Ipul Tinjau Calon Lokasi Sekolah Rakyat Baru di STIP Jakarta
Menurutnya, arah kebijakan MBG saat ini masih berada di jalur yang tepat. Pemerintah menyesuaikan pelaksanaan program dengan kondisi fiskal terkini, termasuk mempertimbangkan pengurangan hari operasional.
"Anggarannya sepertinya bagus. Langkah-langkah yang diambil juga cukup baik," ujar Purbaya di kantornya.





