Momen Libur Lebaran, Banyak Pelanggaran Merokok di Malioboro

mediaindonesia.com
4 jam lalu
Cover Berita

PELANGGARAN merokok di sembarang tempat  terkait Kawasan Tanpa Rokok (KTR) di Malioboro masih mendominasi saat momen libur lebaran 18-25 Maret 2026. Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) pun telah melakukan teguran kepada para perokok tersebut. 

Kepala Satpol PP Kota Yogyakarta Octo Noor Arafat mengatakan, kebanyakan pelanggaran yang ditemukan terkait KTR Malioboro, yakni merokok tidak pada tempatnya. Pelanggaran lainnya yang banyak ditemukan terkait keberadaan pedagang kaki lima (PKL) dan asongan yang muncul di Malioboro. 

Atas Pelanggaran tersebut Satpol PP Kota Yogyakarta langsung memberikan peringatan kepada pengunjung yang merokok maupun PKL dan pedagang asongan.

Baca juga : Jelang Lebaran, Harga Kuliner di Malioboro Dipastikan Lebih Transparan

"Memang khusus operasi Jogobaran ini polanya adalah persuasif sehingga teguran lisan, pemberian peringatan ini yang kami kedepankan," jelas dia.

Satpol PP Kota Yogyakarta memberikan teguran lisan kepada 5 pengamen karena memasuki kawasan Malioboro. Octo menyatakan kepada para pengamen yang masuk disampaikan bahwa di Malioboro sudah ditetapkan titik-titik atraksi pengamen sehingga tidak boleh sembarangan mengamen.

"Kami berikan teguran lisan (kepada pengamen). Selanjutnya kami himbau untuk keluar dari area Malioboro," ujar Octo.S

Baca juga : Pantai Pondok Bali Subang masih Menjadi Primadona Libur Lebaran, Pengunjung Meningkat 75 Persen

Ia menjelaskan, posko Jogobaran di kawasan Malioboro sudah selesai pada Rabu (26/3/2026) malam. Pengamanan Malioboro selanjutnya kembali ke rekan-rekan di Unit Pelaksana Teknis Pengelolaan Kawasan Cagar Budaya (UPT PKCB) Kota Yogyakarta. 

Ia menambahkan, Satpol PP Kota Yogyakarta sifatnya membantu dukungan pengamanan di Malioboro dengan patroli."Satpol PP backup. Kami optimalisasi patroli di kawasan Malioboro, termasuk Jalan Pasar Kembang," kata Octo.

Sekretaris Satpol PP Kota Yogyakarta Heri Eko Prasetyo menjelaskan selama libur Lebaran, Satpol PP Kota Yogyakarta membentuk lima posko siaga  Jogobaran di kawasan Malioboro pada 18-25 Maret 2026. Posko tersebar di depan  eks Teras Malioboro 2, depan Kepatihan, depan Toko Terang Bulan, Bank Jogja Pasar Beringharjo dan sekitar Gereja Margomulyo. 

Personel yang terlibat dalam satu shift Jogobaran kurang lebih 115 orang dari Satpol PP, Satgas Linmas, Jogoboro,  Linmas kewilayahan maupun Jaga Warga dari tiga kemantren di seputaran kawasan Malioboro.

Kepala UPT Pengelolaan Kawasan Cagar Budaya Kota Yogyakarta, Fitria Dyah Anggraeni menyampaikan, dalam seminggu terakhir, Malioboro dipadati 272.607 pengunjung, 19-24 Maret 2026.

Hingga Selasa, 24 Maret 2026, jumlah pengunjung masih ramai hingga mencapai 70.709 orang. Puncak kunjungan terjadi pada Senin, 23 Maret 2026 dengan 78.127 orang.(H-2)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pemerintah Terus Percepat Pembangunan Huntap bagi Masyarakat Terdampak Bencana
• 9 jam lalukumparan.com
thumb
Trump : Iran Sedang Bernegosiasi tapi Tak Berani Mengaku, Pemimpinnya Takut Dibunuh oleh “Orang Sendiri”
• 11 jam laluerabaru.net
thumb
Hasto Kristiyanto di CALD: Institusionalisasi Partai Benteng Lawan Populisme Otoriter
• 1 jam lalujpnn.com
thumb
Momen Prabowo Tanpa Pengawalan Ketat Blusukan ke Permukiman di Bantaran Rel Kereta di Senen
• 22 jam laluokezone.com
thumb
Elkan Baggott Belum Siap Beberkan Alasan Absen 2 Tahun Bela Timnas
• 3 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.