WFH di Tengah Krisis Energi: Jaga Keseimbangan Produktivitas dan Efisiensi

republika.co.id
7 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah berencana menerapkan imbauan bekerja dari rumah untuk efisiensi energi dalam menghadapi ketidakpastian akibat perang di Timur Tengah. Sejumlah penumpang yang tiba di Stasiun Kereta Cepat Halim dan Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta menyambut positif rencana tersebut.

Kebijakan rencananya berlaku bagi aparatur sipil negara (ASN) dan diimbau untuk sektor swasta. Ini dinilai tidak hanya mengurangi konsumsi bahan bakar, tetapi juga mendorong transformasi budaya kerja berbasis digital yang lebih efisien.

Baca Juga
  • Anggaran MBG Tegaskan tak Dipotong, Purbaya: BGN Efisiensi Sendiri
  • Relaksasi Produksi Batu Bara, Bahlil Prioritaskan Kebutuhan Dalam Negeri
  • Pemerintah Pastikan Subsidi Energi Belum Akan Dibatasi di Tengah Tekanan Global

Dimas Pratama (29) mengaku mendukung kebijakan tersebut karena relevan dengan pola kerja modern.

“Setelah mudik dan kembali ke Jakarta, kalau ada WFH satu hari dalam seminggu menurut saya sangat membantu. Kita bisa tetap produktif tanpa harus selalu ke kantor, apalagi sekarang semua sudah serba digital,” ujar Dimas kepada ANTARA.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

 

Menurut karyawan perusahaan rintisan tersebut, pengalaman bekerja jarak jauh saat pandemi telah membuktikan bahwa pekerjaan tetap bisa diselesaikan dengan baik selama didukung infrastruktur digital yang memadai.

Hal senada disampaikan oleh Nur Aisyah (35), seorang pegawai swasta asal Surabaya yang ditemui di Bandara Halim Perdanakusuma. Ia menilai WFH dapat mengurangi kelelahan setelah perjalanan arus balik yang cukup panjang.

“Baru sampai dari Surabaya, pasti butuh penyesuaian lagi. Kalau ada kebijakan WFH, itu bisa jadi waktu transisi sebelum kembali ke ritme kerja normal,” kata Aisyah.

Aisyah berharap perusahaan dapat mengadopsi sistem kerja fleksibel secara berkelanjutan, tidak hanya saat kondisi tertentu, sehingga keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi dapat terjaga.

 

Sementara itu, Andi Saputra (42), seorang aparatur sipil negara asal Yogyakarta, melihat kebijakan WFH sebagai langkah strategis pemerintah dalam merespons tantangan global, khususnya di sektor energi.

“Kalau dihitung, mobilitas harian pekerja memang menyumbang konsumsi BBM cukup besar. Jadi kebijakan ini masuk akal. Selain hemat energi, juga bisa mengurangi kemacetan,” ujar Andi.

Ia berharap implementasi WFH dapat dilakukan secara terukur dengan tetap menjaga kualitas pelayanan publik, khususnya bagi instansi yang berhubungan langsung dengan masyarakat.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto sebelumnya menyatakan mekanisme dan peraturan WFH akan didetailkan. Ia juga memastikan aturan ini harus disesuaikan dan tidak untuk karyawan yang bekerja di sektor pelayanan publik.

Suasana lalu lintas saat jam pulang kerja di kawasan Gatot Subroto, Jakarta, Selasa (16/4/2024). Pada hari pertama kerja usai libur Lebaran 2024, sejumlah ruas jalan di Jakarta terpantau ramai lancar. Sementara Perintah melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) menerapkan kebijakan mengkombinasikan antara work from office (WFO) dan work from home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) pada Selasa-Rabu 16-17 April 2024 sebagai upaya memperkuat menejemen arus balik usai libur lebaran 2024. - (Republika/Thoudy Badai)

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
sumber : ANTARA
@font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Panglima TNI Beri KPLB Prajurit Juara Hafalan 30 Juz
• 22 jam lalutvrinews.com
thumb
Polisi Tangkap Dua WN Liberia Pelaku Penipuan Modus Dolar Hitam di Apartemen Jakarta Barat
• 20 jam lalupantau.com
thumb
Efisiensi Energi, Listrik di Gedung DPR RI akan Dipadamkan Setiap Sore hingga Pagi
• 5 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Klinik Bamed raih penghargaan "preventive medicine" tingkat Asia
• 22 jam laluantaranews.com
thumb
Tips Menikmati Keju, Ahli Sarankan Pilih Minuman Ini Agar Rasanya Lumer
• 9 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.