Eks Sekretaris MA Nurhadi Jelang Vonis Kasus TPPU: Saya Siap Diazab

detik.com
3 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Sidang vonis kasus dugaan gratifikasi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dengan terdakwa eks Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi digelar pekan depan. Nurhadi mengaku siap diazab.

"Mudah-mudahan, paling tidakkan jadi catatan khusus karena itu Al-Qur'an. Siapa yang berdusta, ya itu nanti tunggu akibatnya saja. Azab pasti itu. Saya pun siap diazab kalau saya berdusta. Kuncinya di situ, ada nggak yang berani mubahalah saya siap menerima azab itu," ujar Nurhadi saat ditanya apakah berharap majelis hakim mempertimbangkan pleidoinya di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Jumat (27/3/2026).

Tim pengacara Nurhadi telah membacakan duplik atas replik yang disampaikan jaksa. Nurhadi menyerahkan sepenuhnya ke majelis hakim terkait putusan terhadap dirinya.

"Semua kita serahkan saja kepada majelis kan. Kita udah buka semuanya, kan. Terakhir closing itu adalah mubahalah siapa yang berdusta ini tunggu celakanya saja itu. Saya berani itu karena saya paling tahu, dengan Allah, dengan Tuhan," ujarnya.

Sidang vonis Nurhadi akan digelar Rabu (1/4). Hakim memerintahkan jaksa dan tim pengacara Nurhadi hadir lebih pagi untuk sidang tersebut.

"Untuk itu, untuk putusan Insyaallah akan kita buka persidangan pada hari Rabu tanggal 1 April 2026 dengan acara putusan," ujar ketua majelis hakim Fajar Kusuma Aji.

Baca juga: Sidang Putusan Nurhadi Terkait Kasus Gratifikasi dan TPPU Digelar 1 April




(mib/haf)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bupati Luwu Harap PSBM Jadi Wadah Mendorong Ekonomi Daerah Tumbuh
• 21 jam laluharianfajar
thumb
Hadapi Perceraian dengan Mawa, Hubungan Insanul & Inara Rusli Ikut Merenggang
• 21 jam lalucumicumi.com
thumb
Bicara Demokrasi di CALD Filipina, Hasto Singgung Kepemimpinan Megawati
• 1 jam lalukumparan.com
thumb
BI Catat Uang Beredar Rp 10.089,9 T per Februari 2026, Tumbuh 8,7 Persen
• 49 menit lalukumparan.com
thumb
Viral nenek bertongkat masuk rumah warga di Jatinegara
• 5 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.