Polisi mengungkap modus penipuan uang palsu 'black dollar' yang dilakukan 2 warga negara Liberia di Jakarta Barat. Para pelaku ternyata menggunakan cairan hitam untuk menipu korban.
Kasubbid Penmas Polda Metro Jaya Kompol Andaru Rahutomo menjelaskan, pelaku menggunakan cairan sebagai alat untuk memanipulasi korban. Cairan itu diklaim dapat mengubah kertas menjadi dolar Amerika Serikat (AS) asli.
“Ada satu koper (berisi) cairan yang menurut tersangka digunakan sebagai sarana untuk menipu korban, yang menurut tersangka ini bisa mengubah kertas dolar, 'black dollar' itu, menjadi dolar asli,” kata Andaru kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jumat (27/3).
Menurut dia, cairan tersebut menjadi bagian penting dari skenario penipuan untuk meyakinkan korban agar menyerahkan uang.
“(Cairan) itulah yang digunakan sebagai sarana untuk memanipulasi korban, sehingga korban mau menyerahkan uang,” ujar Andaru.
“Tentang detail kasusnya, modusnya, ini sedang digali sama rekan-rekan Polres Satreskrim Jakarta Barat ya,” imbuh dia.
Kedua tersangka ini, kata Andaru, telah ditahan oleh Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat.
“Kedua tersangka sudah menjalani penahanan sejak 18 Maret lalu. Dan sekarang sedang proses penyidikan,” ucapnya.
Saat ini, polisi masih mendalami detail modus operandi yang digunakan para pelaku, termasuk kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam praktik penipuan tersebut dan nominal kerugian.





