Penulis: Nirmala Hanifah
TVRINews, Banten
PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mencatat adanya peningkatan yang signifikan dalam layanan angkutan Lebaran 2026. Di mana, mulai tanggal 13 Maret 2026 hingga 27 Maret 2026 sekitar pukul 08.00 WIB tercatat ada 609 unit kapal yang beroperasi.
Hal tersebut, menunjukkan adanya peningkatan sekitar 15 persen jika dibandingkan tahun 2025. Selain itu, jumlah perjalanan (trip) juga naik dari 1.609 trip pada 2025 menjadi 1.848 trip pada 2026 atau meningkat 15 persen.
General Manager ASDP Cabang Bakauheni, Partogi Tamba menuturkan, jika penumpang juga terjadi kelonjakan. Di mana, penumpang pejalan kaki tercatat sebanyak 69.523 orang, naik 21 persen dari tahun sebelumnya yang mencapai 57.610 orang.
“Sementara itu, penumpang dalam kendaraan mencapai 825.250 orang, meningkat 11 persen dibandingkan 743.945 orang pada 2025,” terangnya
Secara keseluruhan, lanjutnya total penumpang yang menyeberang melalui Pelabuhan Bakauheni selama periode tersebut mencapai 894.773 orang. Angka ini meningkat 12 persen dibandingkan tahun lalu yang tercatat sebanyak 801.555 orang.
“Peningkatan juga terjadi pada jumlah kendaraan yang menyeberang. Kendaraan roda dua tercatat sebanyak 68.216 unit atau naik 17 persen dari tahun sebelumnya,” kata dia
Kemudian, kendaraan roda empat seperti pribadi dan pick up mencapai 110.490 unit, meningkat 6 persen. Sementara itu, jumlah bus tercatat 7.856 unit atau naik 11 persen, dan truk meningkat signifikan hingga 28 persen menjadi 18.588 unit.
“Secara total, jumlah kendaraan yang menyeberang mencapai 205.130 unit, naik 11 persen dibandingkan realisasi 2025 sebanyak 184.203 unit,” terangnya
Namun, pada laporan pergerakan terbaru selama 8 jam, yakni periode 27 Maret 2026 pukul 00.00 WIB hingga 08.00 WIB, terjadi penurunan di hampir seluruh indikator.
“Jumlah kapal yang beroperasi tercatat 32 unit, turun 14 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 37 kapal. Trip juga turun 7 persen dari 43 trip menjadi 40 trip,” jelasnya
Penurunan cukup tajam terjadi pada jumlah penumpang. Penumpang pejalan kaki tercatat 804 orang, turun 43 persen dari tahun sebelumnya.
“Penumpang dalam kendaraan juga menurun drastis menjadi 18.437 orang dari sebelumnya 44.673 orang atau turun 59 persen,” katanya lagi
Total penumpang pada periode tersebut tercatat 19.241 orang, mengalami penurunan 58 persen dibandingkan tahun lalu yang mencapai 140.080 orang.
Hal serupa juga terjadi pada kendaraan. Kendaraan roda dua turun hingga 77 persen menjadi 725 unit. Kendaraan roda empat turun 59 persen menjadi 2.871 unit, bus turun 52 persen menjadi 197 unit, sementara truk tercatat nihil atau tidak mengalami perubahan.
Total kendaraan yang menyeberang dalam periode 8 jam tersebut sebanyak 3.793 unit, turun 64 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 10.565 unit.
Dalam laporan tersebut juga disebutkan tidak terdapat kejadian menonjol selama periode pengamatan.
Sementara itu, kondisi pelabuhan terpantau ramai namun cenderung landai dengan dominasi kendaraan roda dua dan roda empat. Total armada kapal yang beroperasi tercatat sebanyak 32 unit.
Editor: Redaksi TVRINews





