Trump: Iran tak boleh pungut biaya di Selat Hormuz

antaranews.com
9 jam lalu
Cover Berita
Washington (ANTARA) - Presiden AS Donald Trump pada Kamis (26/3) mengatakan Iran tidak seharusnya memungut biaya dari kapal-kapal dagang yang melintasi Selat Hormuz.

Sebelumnya, anggota parlemen Iran Mohammadreza Rezaei Kouchi menyatakan Iran ingin melegalkan pungutan bagi kapal yang melintas di selat tersebut.

Pada 24 Maret, Bloomberg melaporkan bahwa Iran sudah mulai mengenakan biaya hingga 2 juta dolar AS (sekitar Rp33,8 miliar) bagi kapal dagang yang melintasi Selat Hormuz.

"Seharusnya mereka tak bisa melakukan itu, tetapi mereka sedang melakukannya sedikit," kata Trump kepada wartawan saat ditanya mengenai kebijakan tersebut.

Pada 28 Februari, Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap target-target di Iran, termasuk di Teheran, yang menyebabkan kerusakan dan menewaskan warga sipil.

Iran kemudian membalas dengan menyerang wilayah Israel serta fasilitas militer AS di Timur Tengah.

Eskalasi di sekitar Iran menyebabkan blokade de facto di Selat Hormuz, jalur utama pengiriman minyak dan gas alam cair dari negara-negara Teluk ke pasar global.

Kondisi itu juga memengaruhi ekspor dan produksi minyak di kawasan tersebut dan mendorong kenaikan harga di dunia.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti

Baca juga: Iran ingin legalkan pungutan kapal di Selat Hormuz

Baca juga: Sekitar 1.900 kapal masih tertahan di Selat Hormuz, Teluk Persia


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
PUI Desak DPR Bentuk Pansus untuk Usut Kasus Kanjuruhan dan KM 50
• 20 jam lalujpnn.com
thumb
Polisi Rilis Foto DPO Rendy Hermawan, Penyedia Rekening Bandar Ko Andre-Ko Erwin
• 11 jam lalukumparan.com
thumb
Tindakan Tegas BGN pada 1.528 SPPG Tingkatkan Kepatuhan soal SLHS
• 22 jam lalujpnn.com
thumb
Elkan Baggott: Ada John Herdman, Timnas Indonesia yang Sekarang Lebih Berkualitas
• 20 jam laluviva.co.id
thumb
Absen Tanpa Keterangan, 2.708 Pegawai Kemensos Kena Sanksi
• 17 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.