Penulis: M. Ramadan
TVRINews, Kepri
Petinju asal Kepulauan Riau, Zebri Satria Sandika atau yang dikenal sebagai Satria Anak Melayu, akan menghadapi petinju Tailan, Naruekamol, dalam laga pro boxing kelas super featherweight.
Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung di Atlas Super Club, Kuta Utara, Bali, pada 28 Maret 2026, dengan format delapan ronde di kelas 58,967 kilogram.
Satria menegaskan kesiapannya untuk memberikan penampilan terbaik di atas ring, sekaligus membawa nama baik Indonesia, khususnya masyarakat Kepulauan Riau.
Ia juga memohon dukungan dan doa dari masyarakat agar dapat meraih hasil maksimal dalam pertarungan tersebut.
“Saya mohon doa dari masyarakat Indonesia dan Kepri. Semoga diberikan kemenangan mutlak dalam pertandingan ini dan laga-laga berikutnya,” ujar Satria.
Dari segi rekor, Satria tampil impresif dengan catatan lima kemenangan, seluruhnya diraih melalui knockout (KO), serta dua kekalahan. Petinju dengan tinggi badan 170 cm itu telah menjalani total 32 ronde dengan tingkat kemenangan KO mencapai 100 persen.
Sementara itu, lawannya Naruekamol memiliki rekor empat kemenangan, dua kekalahan, dan satu hasil imbang.
Dari empat kemenangan tersebut, dua di antaranya diraih melalui KO, dengan persentase 50 persen. Petinju asal Thailand itu memiliki tinggi badan 178 cm dan telah menjalani 28 ronde.
Perbedaan postur dan gaya bertarung diprediksi akan membuat duel ini berlangsung sengit dan menarik untuk disaksikan.
Satria menjadi salah satu petinju asal Kepulauan Riau yang berhasil menembus level nasional hingga internasional. Kehadirannya di ring profesional menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat daerahnya.
Melalui laga ini, ia kembali membawa semangat “Takkan Melayu Hilang di Bumi” sebagai bentuk motivasi dan identitas perjuangannya di dunia tinju.
Pertandingan ini diharapkan mendapat dukungan luas dari masyarakat Indonesia, khususnya Kepulauan Riau, untuk memberikan semangat bagi Satria dalam menghadapi lawannya dari Tailan.
Editor: Redaksi TVRINews





