Liputan6.com, Jakarta - Infografis terkait saat ini diketahui, sejumlah negara menyiapkan sederet siasat dan langkah menghadapi dampak dari perang Amerika Serikat-Israel dan Iran. Salah satunya kenaikan harga minyak dunia.
Mengutip CNBC, Rabu 25 Maret 2026, konflik di Timur Tengah itu telah sangat menganggu ekspor minyak melalui Selat Hormuz sejak Amerika Serikat (AS) dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada 28 Februari 2026.
Advertisement
Selat Hormuz ini mengangkut sekitar seperlima minyak dan gas alam cair (LNG) dunia dan merupakan titik penting bagi perdagangan pupuk.
Di tengah ketidakpastian global karena konflik Timur Tengah yang menyebabkan harga minyak dunia menguat membuat sejumlah negara di dunia mengambil sejumlah langkah. Lantas, seperti apa langkah negara-negara mengantisipasi dampak dari perang Amerika Serikat-Israel dan Iran?
Salah satu contohnya adalah Korea Selatan yang telah meluncurkan beberapa langkah darurat seiring memburuknya gejolak di Iran, termasuk memberlakukan pembatasan harga bahan bakar untuk pertama kali dalam hampir tiga dekade untuk menahan lonjakan harga eneri.
Salah satu kepala riset komoditas global Goldman Sachs memperkirakan, pembatasan harga itu dapat menurunkan harga bahan bakar ritel sekitar 8% secara rata-rata tahunan.
Untuk Indonesia, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengaku mendapatkan tugas dari Presiden Prabowo Subianto untuk mencari minyak mentah (crude) dari berbagai negara.
Bahlil mengatakan, langkah mencari minyak mentah dari berbagai negara itu dilakukan sebagai antisipasi dampak perang di Timur Tengah terhadap pasokan energi.
"Atas dasar itu bahwa Presiden semalam memerintahkan kepada saya dan tim untuk segera mencari pasokan-pasokan minyak kita dari hampir semua negara. Kemudian mengoptimalkan semua energi yang ada pada kita," kata Bahlil saat melakukan sidak di SPBU Colomadu, Jawa Tengah, dikutip dari keterangan Kementerian ESDM, Kamis 26 Maret 2026.
Kemudian, sejumlah perusahaan di Sri Lanka melakukan penutupan pada Rabu pekan ini. Sementara sekolah dan universitas melaksanakan pembelajaran daring. Selain itu, Sri Lanka juga menerapkan penjatahan bahan bakar. Demikian juga Nepal dan Pakistan yang menerapkan penjatahan.
Lalu, seperti apa selengkapnya langkah negara-negara mengantisipasi dampak dari perang Amerika Serikat-Israel dan Iran? Simak selengkapnya dalam rangkaian Infografis berikut ini:




