Pernahkah Anda melihat kuku si kecil mudah patah atau mengelupas? Kondisi ini ternyata cukup sering terjadi pada anak-anak berusia 1–12 tahun, terutama di masa mereka aktif bermain dan bereksplorasi.
Meski terlihat sepele, kuku rapuh bisa menjadi sinyal dari kebiasaan harian hingga kondisi kesehatan tertentu. Karena itu, penting untuk memahami penyebabnya.
Kenapa Kuku Anak Mudah Rapuh?Dikutip dari Healthline, kuku rapuh umumnya terjadi akibat ketidakseimbangan kelembapan, misalnya terlalu sering terkena air lalu mengering. Kondisi ini membuat kuku menjadi lebih tipis, mudah pecah, dan terbelah, Moms.
Selain itu, beberapa penyebab yang sering terjadi antara lain:
1. Terlalu Sering Terpapar Air
Anak yang aktif bermain air lebih rentan mengalami kuku rapuh. Paparan air berulang dapat menghilangkan minyak alami pada kuku.
2. Terlalu Sering Cuci Tangan Tanpa Pelembap
Mencuci tangan memang penting, tetapi tanpa diimbangi penggunaan pelembap, kuku bisa menjadi kering dan lebih mudah rusak.
3. Paparan Sabun dan Bahan Kimia
Sabun, sampo, hingga deterjen dapat merusak lapisan pelindung kuku jika terlalu sering terpapar.
4. Kuku Terlalu Kering
Kurangnya hidrasi pada kuku, misalnya tidak menggunakan pelembap setelah cuci tangan, dapat membuat kuku mudah retak.
5. Asupan Nutrisi Kurang Optimal
Dalam beberapa kasus, kuku rapuh bisa berkaitan dengan kekurangan nutrisi seperti zat besi atau vitamin tertentu yang berperan dalam pertumbuhan kuku.
Kapan Harus Waspada?
Jika kuku rapuh terjadi terus-menerus dan disertai gejala lain seperti anak mudah lelah, pucat, atau pertumbuhan melambat, sebaiknya segera konsultasikan ke dokter.
Namun, dalam banyak kasus, kondisi ini bisa diatasi dengan perawatan sederhana, seperti menjaga kelembapan kuku dan memastikan kebutuhan nutrisi anak terpenuhi.





