Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG ditutup turun 0,94% ke 7.097 pada perdagangan saham akhir pekan ini, Jumat (27/3). Adapun IHSG telah tergelincir hingga 14,20% dalam sebulan terakhir seiring dengan perang Amerika Serikat (AS)–Iran yang memasuki pekan keempat.
Indeks bahkan sudah terperosok hingga 17,92% secara year to date (ytd). Data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan nilai transaksi saham sepanjang hari ini sebesar Rp 11,77 triliun, dengan volume 19,80 miliar saham dan frekuensi sebanyak 1,39 juta kali.
Sebanyak 274 saham menguat, 379 saham terkoreksi, dan 167 saham stagnan. Adapun kapitalisasi pasar IHSG hari ini sebesar Rp 12.542 triliun.
Phintraco Sekuritas menilai sentimen negatif pasar masih dipicu oleh ketidakpastian terkait perundingan diplomatik antara AS dan Iran untuk meredakan konflik. Phintraco menilai pernyataan yang saling bertolak belakang dari kedua pihak memperbesar ketidakpastian di pasar.
Selain itu, kenaikan harga minyak mentah dan gas alam juga menjadi sentimen negatif. Hal itu seiring kekhawatiran terhadap potensi gangguan pasokan dan dampaknya terhadap peningkatan inflasi global.
“Lalu rupiah ditutup melemah 0,45% menjadi Rp 16,980 per dolar AS di pasar spot,” tulis Phintraco dalam analisisnya, Jumat (27/3).
Di samping itu, dari sebelas sektor yang ada di BEI, delapan sektor terpantau merah. Sektor yang mencatat penurunan terbesar yakni infrastruktur yang turun hingga 1,29%. Salah satu saham infrastruktur yang berada di zona merah yakni PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) yang turun 3,79% ke Rp 3.050.
Di sisi lain, bursa saham Asia mayoritas bertengger di zona hijau. Indeks Straits Times naik 0,21%, Hang Seng tumbuh 0,38%, dan Shanghai Composite naik 0,63%. Sebaliknya Nikkei turun 0,43%.
Saham top gainers:- PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) naik 12,54% ke Rp 1.615.
- PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA) naik 4,46% Rp 585.
- PT Abadi Lestari Indonesia Tbk (RLCO) naik 4,19% ke Rp 5.600.
- PT Indospring Tbk (INDS) turun 8,29% ke Rp 398.
- PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) turun 7,14% ke Rp 78.
- PT Univeler Indonesia Tbk (UNVR) turun 4,12% ke Rp 1.860.




