Kenali 3 Jenis Ban Off-Road, Efeknya ke BBM dan Kenyamanan

viva.co.id
5 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Tren penggunaan ban off-road pada mobil SUV dan double cabin semakin marak di Indonesia. Tidak sedikit pemilik kendaraan yang mengganti ban standar dengan tampilan lebih gagah, tanpa memahami dampaknya terhadap konsumsi bahan bakar dan kenyamanan berkendara.

Padahal, ban bukan sekadar komponen penunjang tampilan. Fungsinya sangat krusial karena menjadi satu-satunya bagian kendaraan yang langsung bersentuhan dengan jalan. Pemilihan jenis ban yang kurang tepat justru bisa membuat mobil terasa lebih berat, boros bahan bakar, hingga kurang nyaman saat digunakan harian.

Baca Juga :
Mobil Listrik Lebih Untung Pakai Ban Biasa atau Khusus EV?
Terpopuler: Ban Kempes Massal di Monas, Mobil Listrik Tak Selalu Hemat, Bandung Macet 58 Persen

Secara umum, ban off-road terbagi menjadi tiga jenis utama, yakni All-Terrain (A/T), Mud-Terrain (M/T), dan Rugged-Terrain (R/T). Ketiganya memiliki karakter berbeda yang perlu disesuaikan dengan kebutuhan penggunaan.

Ban All-Terrain atau A/T merupakan jenis yang paling banyak digunakan. Karakternya serbaguna, masih nyaman dipakai di jalan aspal namun tetap mampu melibas medan ringan seperti jalan berbatu atau tanah. Pola tapaknya tidak terlalu agresif, sehingga suara ban relatif lebih halus dibanding jenis lain.

Namun, penggunaan ban A/T tetap memiliki konsekuensi. Bobot dan desain tapaknya yang lebih kasar membuat konsumsi bahan bakar bisa sedikit meningkat dibanding ban jalan raya biasa. Meski begitu, komprominya masih tergolong ideal untuk penggunaan harian.

Berbeda dengan A/T, ban Mud-Terrain atau M/T dirancang khusus untuk medan ekstrem seperti lumpur, bebatuan tajam, atau jalur hutan. Tapaknya besar dan renggang, memberikan daya cengkeram maksimal di kondisi berat.

Sayangnya, kemampuan tersebut harus dibayar dengan kenyamanan. Ban M/T cenderung lebih berisik saat digunakan di aspal, getarannya lebih terasa, dan konsumsi bahan bakar pun lebih boros. Jenis ini kurang cocok untuk mobil yang lebih sering dipakai di jalan perkotaan.

Sementara itu, ban Rugged-Terrain atau R/T hadir sebagai kombinasi antara A/T dan M/T. Desainnya lebih agresif dari A/T, namun tidak seekstrem M/T. Ban ini menawarkan tampilan tangguh dengan kemampuan off-road yang lebih baik, namun masih cukup nyaman digunakan di jalan raya.

Baca Juga :
Cek Harga Ban EV untuk Mobil Listrik per Maret 2026
Wanita Ini Protes Ban Mobil Kempes Massal di Monas, Diduga Parkir di Lokasi Ini
Pengguna Mobil Listrik Jangan Gagal Paham, Ganti Ban Tak Bisa Sembarangan

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kunjungan Wisatawan di Kota Lama Semarang Naik 24,7 Persen, Okupansi Hotel Tembus 95 Persen
• 11 menit lalurctiplus.com
thumb
Harga Emas Bergejolak di Tengah Konflik Timur Tengah, Beli Sekarang atau Tunggu?
• 9 jam lalukompas.tv
thumb
Media Swiss Sebut Capaian Veda Ega Pratama Sebuah Kejutan Besar, Sang “Rocket Boy” Optimis di Moto3 Amerika 2026
• 16 jam laluharianfajar
thumb
Tak Sekadar Lanjutkan Warisan, John Herdman Siap Naikkan Level Timnas Indonesia
• 4 jam lalubola.com
thumb
Ide Healing Murah dan Menyenangkan untuk Dicoba
• 15 jam lalubeautynesia.id
Berhasil disimpan.