jpnn.com, JAKARTA - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menyiagakan 21 Pos Mudik untuk melayani masyarakat selama arus balik Lebaran 2026.
Pos mudik tersebut tersebar di sejumlah wilayah strategis dan memberikan layanan gratis bagi para pemudik yang melintas.
BACA JUGA: 2,3 Juta Kendaraan Kembali ke Jakarta, Arus Balik Lebaran Capai 69 Persen
Ketua Baznas Sodik Mudjahid, mengatakan pihaknya telah membagi tugas untuk memastikan kesiapan layanan di seluruh titik pos.
Dia menyebut pemantauan dilakukan di jalur utama Pulau Jawa, mulai dari wilayah Banten seperti Lebak dan Kabupaten Serang hingga Jawa Timur seperti Sidoarjo dan Jombang.
BACA JUGA: Pos Mudik BAZNAS Sediakan Layanan Kesehatan hingga Takjil Gratis
“Di Indonesia ada 21 pos mudik dan ke depan akan disebar juga tidak hanya di Jawa, tetapi di wilayah lain. Antusiasme masyarakat sangat tinggi, sehingga akan kami tambah pada tahun berikutnya,” ujar Sodik, dalam keterangannya, Jumat (27/3).
Menurutnya, keberadaan pos mudik tersebut merupakan bentuk pertanggungjawaban pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dari para muzaki.
Dia mengungkapkan, layanan di Pos Mudik Baznas Kabupaten Garut telah dimanfaatkan oleh ribuan pemudik selama periode arus mudik hingga arus balik.
“Per hari ini sudah ada 1.562 pemudik yang memanfaatkan layanan, mulai dari fasilitas dapur, layanan kesehatan, hingga kebutuhan lainnya,” katanya.
Baznas menyediakan berbagai fasilitas gratis di pos mudik, di antaranya layanan kesehatan, pijat refleksi, makanan ringan, pengisian daya ponsel dan motor listrik, area bermain anak, serta ruang laktasi.
Sementara itu, Ketua Baznas Kabupaten Garut, Abdullah Efendi, menyebut jumlah pemudik yang memanfaatkan fasilitas terus meningkat setiap tahun.
Dia mengatakan lonjakan pengunjung biasanya terjadi menjelang waktu salat, khususnya mulai siang hingga sore hari.
“Animo masyarakat sangat tinggi, terutama menjelang waktu salat Zuhur dan seterusnya. Program ini sudah menjadi kegiatan rutin yang terus kami pertahankan,” ujarnya.
Efendi berharap ke depan fasilitas di pos mudik dapat terus ditingkatkan untuk memberikan pelayanan yang lebih optimal.
Dia juga menyampaikan apresiasi kepada para muzaki yang telah menyalurkan zakat melalui Baznas sehingga program layanan bagi pemudik dapat berjalan.
“Terima kasih kepada para muzaki se-Indonesia yang telah mempercayakan zakatnya kepada Baznas, sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat, termasuk para pemudik,” pungkasnya. (jlo/jpnn)
Redaktur & Reporter : Djainab Natalia Saroh




