Pantau - Kompleks Gedung DPR RI di Senayan memberlakukan pemadaman lampu pada malam hari serta pengurangan penggunaan BBM guna mendukung kebijakan efisiensi energi pemerintah.
Kebijakan ini diterapkan di seluruh ruang kerja dan ruang rapat setiap pukul 18.00 WIB hingga pagi hari.
Sekretaris Jenderal DPR RI Indra Iskandar mengatakan, "Pokja (kelompok kerja) bagian gedung akan kontrol untuk penggunaan listrik juga AC."
Pemadaman dan Pengawasan EnergiPetugas pengelola gedung ditugaskan untuk mengontrol penggunaan listrik dan pendingin ruangan.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya menekan konsumsi energi di lingkungan parlemen.
Selain listrik, DPR juga melakukan penghematan bahan bakar untuk kendaraan dinas pejabat Sekretariat Jenderal.
Indra mengungkapkan, "Kami fokus pada ASN (aparatur sipil negara). Jadi, saat ini sementara setiap minggu dikurangi jatah BBM-nya 1 hari."
Efisiensi Anggaran dan Kebijakan NasionalKebijakan penghematan tersebut mulai efektif diterapkan pada Senin, 30 Maret 2026.
Langkah ini sejalan dengan strategi pemerintah dalam menjaga kesehatan fiskal melalui efisiensi belanja.
Pemerintah juga melakukan penyesuaian program agar anggaran lebih tepat sasaran di tengah potensi defisit.
Sebagai informasi tambahan, kebijakan efisiensi energi ini merupakan bagian dari arahan nasional untuk menjaga stabilitas fiskal dan penggunaan anggaran yang lebih optimal.




