Serahkan 120 Huntap di Tapsel, Tito Apresiasi Kecepatan Pendataan Bupati

kumparan.com
3 jam lalu
Cover Berita

Pemerintah secara resmi menyerahkan sebanyak 120 unit hunian tetap (huntap) tahap pertama kepada masyarakat korban bencana hidrometeorologi di Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatera Utara (Sumut).

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) selaku Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera, Muhammad Tito Karnavian, menilai pembangunan huntap di wilayah tersebut sebagai salah satu yang tercepat dalam penanganan bencana di Sumatera.

"Nah, ini termasuk gotong royong tercepat, tercepat saya sampaikan ini. Paling cepat," ungkap Tito dalam acara Penyerahan Kunci Tahap Satu 120 Unit Hunian Tetap untuk Rakyat Korban Bencana di Kabupaten Tapsel, Sumut, Jumat (27/3).

Lebih lanjut, Tito menjelaskan percepatan pembangunan huntap ditentukan oleh tiga tahapan utama.

Tahap awal bergantung pada kemampuan pemerintah daerah (Pemda) dalam menyusun serta menyerahkan data korban secara rinci berbasis nama dan alamat (by name by address) beserta tingkat kerusakannya. Data tersebut kemudian diverifikasi di lapangan oleh Badan Pusat Statistik (BPS), sebelum dilanjutkan ke tahap pembangunan yang melibatkan kolaborasi berbagai pihak, seperti Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), serta pihak nonpemerintah, termasuk Yayasan Buddha Tzu Chi.

Dalam kesempatan tersebut, Tito juga mengapresiasi langkah Bupati Tapsel Gus Irawan yang dinilai sigap dalam menyampaikan data kerusakan secara lengkap dan cepat, mulai dari kategori ringan, sedang, hingga berat. Kelengkapan dan kecepatan data ini turut mempercepat pencairan bantuan finansial berupa dana tunggu hunian (DTH) yang diberikan sekaligus untuk tiga bulan sebesar Rp 1,8 juta bagi masyarakat selama masa pengungsian.

Selain itu, warga terdampak juga menerima berbagai bantuan lainnya, seperti bantuan Jaminan Hidup (Jadup) dari Kementerian Sosial sebesar Rp 15.000 per orang per hari, bantuan perabotan rumah tangga sebesar Rp 3 juta, hingga dukungan stimulan ekonomi sebesar Rp 5 juta.

"Itu juga karena data dari Pak Bupati [Tapsel yang diserahkan dengan cepat]," jelasnya.

Tito menekankan, keberhasilan penanganan di Tapsel dapat menjadi contoh bagi daerah lain yang terdampak. Pemerintah pun mendorong kepala daerah di wilayah terdampak lainnya untuk meniru kecepatan serta kelengkapan pendataan berbasis nama dan alamat seperti yang dilakukan di Tapsel.

Hal tersebut menjadi krusial mengingat bencana berdampak luas, mencakup 52 kabupaten/kota yang tersebar di Provinsi Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.

"Makin cepat kami terima, makin cepat BPS untuk melakukan verifikasi lapangan, makin cepat, maka BNPB bisa bergerak, Bang Ara, Menteri PKP segera akan bergerak juga," pungkasnya.

Sebagai informasi, dalam pembangunan huntap, pemerintah menyediakan tiga skema sesuai kondisi masyarakat, yakni huntap in situ yang dikerjakan oleh BNPB, huntap komunal yang dibangun oleh Kementerian PKP, serta relokasi mandiri.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pelatih St Kitts and Nevis Cuek Terkait Perbandingan Ranking FIFA dengan Timnas Indonesia: Hanya Persamaan Matematika
• 5 jam lalubola.com
thumb
Kata-kata Kim Jong-min Usai Dipecat Expressway Hi-Pass, Tak Diberikan Kesempatan Hingga Final Liga Voli Korea 2025-2026
• 22 jam lalutvonenews.com
thumb
Momen Panglima TNI-KSAL Jajal Kapal Perang Baru TNI AL KRI Prabu Siliwangi-321
• 5 jam lalukumparan.com
thumb
Bus Bawa 40 Orang Penumpang di Bangladesh Tercebur Ke Sungai | BERITA UTAMA
• 23 jam lalukompas.tv
thumb
Ada Anggota TNI di Kasus Andrie Yunus, Pengamat: Transparansi Bukan Lagi Pilihan, tapi Kebutuhan
• 13 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.