Pramono Tunggu Instruksi Pusat Soal WFH Satu Hari Sepekan

kompas.com
2 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung masih menunggu arahan resmi dari pemerintah pusat terkait rencana kebijakan kerja dari rumah atau work from home (WFH) satu hari dalam sepekan.

“Pertama untuk work from everywhere atau work from home, Pemerintah DKI Jakarta akan mengikuti sepenuhnya apa yang menjadi arahan pemerintah pusat. Saya tidak ingin mendahului,” ucap Pramono di Halte Tosari, Jakarta Pusat, Jumat (27/3/2026).

Pramono menegaskan, bagi Pemprov DKI Jakarta, kebijakan tersebut bukan beban ataupun kendala. Namun, pihaknya tetap menunggu regulasi resmi sebelum menerapkannya.

“Sehingga dengan demikian kami sedang menunggu apakah permen (peraturan menteri)-nya segera dikeluarkan untuk pengaturan itu,” lanjut dia.

Baca juga: Pramono Wajibkan ASN DKI Masuk Kantor 30 Maret, Absen Tanpa Alasan Siap Disanksi

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa kebijakan WFH bagi aparatur sipil negara (ASN) dan pekerja swasta akan ditetapkan pada Maret 2026.

"Pokoknya akan ditetapkan bulan ini," kata Airlangga usai rapat bareng Presiden RI Prabowo Subianto di Kompleks Istana, Jakarta, Jumat (27/3/2026).

Meski demikian, Airlangga belum mengungkapkan tanggal pasti pemberlakuan kebijakan tersebut. Ia hanya menyebut pemerintah masih memiliki waktu beberapa hari sebelum pengumuman resmi dilakukan.

Baca juga: Pramono: Jangan Datang ke Jakarta Tanpa Kemampuan lalu Jadi Beban

“Bulan ini tinggal berapa hari kan, ya jadi masih ada waktu," singkat Airlangga.

Pemerintah diketahui tengah mengkaji beberapa langkah untuk penghematan anggaran menyusul eskalasi konflik di Timur Tengah setelah Amerika Serikat (AS) dan Israel menyerang Iran.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Sejumlah opsi penghematan yang direncanakan akan ditempuh pemerintah, yaitu dari penerapan WFH bagi aparatur sipil negara (ASN) untuk penghematan konsumsi BBM.

Adapun kebijakan WFH bagi ASN dan pekerja swasta selama satu hari dalam sepekan disebut telah disetujui semua menteri dan tinggal menunggu arahan dari Presiden Prabowo Subianto.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Visa Haji Vidi Aldiano Sudah Keluar, Keluarga:  Harusnya Tahun Ini Berangkat
• 36 menit lalutabloidbintang.com
thumb
Foto: Ketegangan Iran-Israel Meluas, Rudal Jatuh Dekat Permukiman Warga
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
67 Perusahaan di DIY Dilaporkan ke Disnaker soal Pembayaran THR Lebaran 2026
• 5 jam lalukumparan.com
thumb
Penyerahan Jabatan Kabais, Pengamat Nilai Jadi Ujian bagi TNI
• 21 jam laluokezone.com
thumb
iQOO Z11 debut dengan baterai super 9020 mAh dan refresh rate 165Hz
• 4 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.