Komnas HAM Minta Eks Kepala BAIS Diperiksa Terkait Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus

liputan6.com
4 jam lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Jakarta - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mendorong pemeriksaan terhadap Kepala Badan Intelijen Strategis (KaBAIS) Letnan Jenderal Yudi Abrimantyo. Yudi mundur dari KaBAIS menyusul terungkapnya keterlibatan empat anggota TNI dalam kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus.

Komisioner Komnas HAM, Amiruddin al Rahab menilai mundurnya Yadi dari jabatan KaBAIS belum cukup untuk menjamin terpenuhinya keadilan dan hak asasi manusia dalam kasus tersebut.

Advertisement

BACA JUGA: Top 3 News: Kondisi Sejumlah Ruas Tol Arah Jakarta di Hari Kedua Usai Libur Lebaran

“Panglima TNI perlu memerintahkan Danpuspom TNI untuk memeriksa KaBAIS yang dicopot tersebut secara transparan,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (27/3/2026).

Dia menegaskan, pemeriksaan diperlukan untuk mengungkap secara utuh rantai tanggung jawab, baik pada level pelaksana maupun pimpinan.

“Pemeriksaan itu diperlukan untuk memastikan derajat keterlibatan dan tanggung jawab komando pimpinan dan anggota yang merencanakan, yang merancang tindakan, dan yang langsung beroperasi di lapangan melakukan penyiraman,” kata Amiruddin.

Menurut dia, langkah pencopotan KaBAIS merupakan sinyal awal akuntabilitas, namun belum mencerminkan upaya komprehensif dalam penegakan hukum dan pemenuhan HAM.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
SMK 3+1 Jadi Jalan Cepat Lulusan Tembus Kerja Global
• 9 jam laludisway.id
thumb
WNA Asal Tiongkok Ditangkap di Bandara Soekarno-Hatta karena Selundupkan Hampir 2 Kg MDMA, Polisi Buru Pengendali
• 1 jam lalupantau.com
thumb
Seorang Psikolog Ditembak di Teras Rumahnya, Kini Kritis di RS
• 23 jam lalurealita.co
thumb
Krisis Energi Memanas, Serangan Ukraina Hambat Jalur Minyak Rusia ke Dunia
• 7 jam lalueranasional.com
thumb
John Herdman Terkesan dengan Elkan Baggott dalam 4 Hari di Timnas Indonesia: Dia Terbentuk Gaya Bermain di Liga Inggris
• 9 jam lalubola.com
Berhasil disimpan.