Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memprediksi akan ada tambahan pendatang baru yang masuk ke Ibu Kota usai periode mudik Lebaran tahun ini, diperkirakan mencapai 10 ribu hingga 12 ribu orang.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan, para pendatang tersebut umumnya ikut bersama keluarga atau kerabat yang kembali ke Jakarta setelah mudik.
“Data yang ada sampai dengan hari ini, kami memprediksi akan ada kenaikan pendatang yang ikut saudaranya balik ke Jakarta, kurang lebih 10 sampai dengan 12 ribu,” kata Pramono usai menghadiri Perayaan HUT ke-12 PT Transjakarta di Halte Tosari, Jakarta Pusat, Jumat (27/3).
Meski begitu, Pramono menegaskan angka tersebut masih bersifat sementara dan belum final. Pemprov masih melihat perkembangan berdasarkan data pergerakan masyarakat, termasuk tren pemesanan transportasi.
“Ini belum final ya, nanti kita lihat data yang ada, karena kenapa ini bisa disimpulkan seperti itu dari tren orang booking kendaraan ataupun juga yang ikut dengan keluarganya dan sebagainya,” ujarnya.
Lebih lanjut, Pramono mengingatkan agar setiap orang yang ingin datang dan mengadu nasib di Jakarta dapat mempersiapkan diri dengan baik.
Menurut dia, meskipun tidak ada operasi yustisi, kesiapan individu tetap menjadi hal penting bagi para pendatang baru.
“Dan kami selalu meminta siapa pun yang akan datang ke Jakarta sekali lagi untuk mempersiapkan diri,” ucap dia.





