Atlet Pencak Silat Rentan Cedera, BPJS Ketenagakerjaan Dorong Perlindungan Jaminan Sosial

kompas.com
4 jam lalu
Cover Berita

KOMPAS.com - Atlet cabang olahraga (cabor) bela diri seperti pencak silat memiliki risiko tinggi mengalami cedera, baik saat latihan maupun pertandingan.

Oleh karena itu, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan mengajak para atlet untuk mendapatkan perlindungan melalui program jaminan sosial ketenagakerjaan.

Ajakan tersebut disampaikan Direktur Human Capital dan Umum BPJS Ketenagakerjaan Harjono Siswanto saat menjenguk atlet pencak silat Affandi Naufal yang dirawat di Rumah Sakit (RS) Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) Kramat Jati.

Affandi merupakan atlet binaan Satria Muda Indonesia yang mengalami kecelakaan lalu lintas setelah ditabrak kendaraan bermotor dalam perjalanan pulang usai latihan di wilayah Jakarta Selatan, Minggu (22/3/2026).

Baca juga: Menpora Erick Thohir Upayakan Pencak Silat Kembali ke Asian Games

Karena telah terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan sejak 2022, biaya perawatan medis akibat kecelakaan tersebut ditanggung oleh Jasa Raharja, sementara biaya pengobatan hingga pemulihan ditanggung BPJS Ketenagakerjaan.

"Keluarga tidak perlu khawatir, semua biaya penanganan medis akan di-cover BPJS Ketenagakerjaan. Kami hadir untuk memastikan peserta mendapatkan pelayanan terbaik, mudah, dan cepat," ujar Harjono dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Jumat (27/3/2026).

Ia menegaskan bahwa perlindungan dari BPJS Ketenagakerjaan merupakan bentuk kehadiran negara dalam memberikan rasa aman kepada seluruh pekerja, termasuk atlet.

Hal tersebut sejalan dengan amanat Undang-Undang (UU) Nomor 11 Tahun 2022 yang mewajibkan pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat untuk memberikan jaminan sosial, termasuk kesehatan dan kecelakaan kerja, bagi atlet, pelatih, dan tenaga keolahragaan, khususnya saat mengikuti pemusatan latihan atau kompetisi.

Baca juga: Keberlanjutan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan bagi Pekerja Rentan

Ayah Affandi, Mujib, mengaku bersyukur atas perlindungan yang diterima anaknya.

"Saya tahu biaya (perawatan) ini cukup lumayan. Alhamdulillah anak saya di-cover BPJS Ketenagakerjaan. Saya bersyukur karena manfaat yang diberikan sangat membantu finansial saya. Pelayanan yang diberikan juga sangat memuaskan," ungkapnya.

Kolaborasi BPJS Ketenagakerjaan dan RS Polri

Selain menjenguk Affandi, kunjungan Harjono ke RS Polri Kramat Jati juga bertujuan memastikan Pusat Layanan Kecelakaan Kerja (PLKK) berjalan optimal.

Merespons kunjungan tersebut, Kepala RS Bhayangkara Tingkat I Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Pusdokkes) Polri Prima Heru Yulihartono menyampaikan bahwa koordinasi antara tenaga medis dan BPJS Ketenagakerjaan berlangsung baik.

Baca juga: Apakah Pekerja Lepas Wajib Punya BPJS Ketenagakerjaan?

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

"Alhamdulillah (kerja sama) kami dengan BPJS Ketenagakerjaan sudah bagus. Prosesnya cepat dan para dokter merasa nyaman berkoordinasi dengan BPJS Ketenagakerjaan," ucapnya.

Ke depan, ia berharap kolaborasi kedua pihak dapat terus diperkuat guna meningkatkan kualitas layanan bagi peserta.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pemerintah Buka Pendaftaran KIP Kuliah Jalur SNBT 2026 hingga 7 April
• 7 jam lalupantau.com
thumb
Timnas Indonesia Hajar Saint Kitts and Nevis 4-0, Tantang Bulgaria di Final FIFA Series 2026
• 29 menit lalukompas.tv
thumb
Tampil Tak Terbendung, Jannik Sinner Amankan Tiket Semifinal Miami Terbuka
• 16 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Sejumlah Prodi D-3 Ini Kebanjiran Peminat di SNBT
• 15 jam lalukompas.id
thumb
Viral! Guru Ngaji Banting Bocah 9 Tahun di Probolinggo, Kasus Ditangani Polisi
• 13 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.