Jakarta (ANTARA) - Polres Metro Jakarta Timur (Jaktim) masih melakukan pendalaman terkait dugaan transaksi narkoba yang terjadi di kawasan Matraman, Jakarta Timur.
Penyelidikan ini dilakukan setelah beredarnya video yang memperlihatkan aktivitas transaksi narkotika yang diduga melibatkan seorang oknum aparat.
"Lagi kita upayakan, masih didalami (terduga pelaku)," kata Wakil Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Timur, AKP Suminto saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat.
Video tersebut pertama kali diunggah oleh akun Instagram lbj_jakarta dan langsung menjadi perhatian publik.
Dalam rekaman itu, terlihat dugaan praktik transaksi narkoba yang berlangsung secara terang-terangan di lingkungan permukiman warga.
Suminto menyebut, pihaknya saat ini masih terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap pihak-pihak yang terlibat dalam kasus tersebut.
Berdasarkan hasil penelusuran sementara, terduga pelaku bukan merupakan warga yang tinggal di sekitar lokasi kejadian perkara (TKP).
Hal ini menjadi salah satu fokus penyelidikan guna mengidentifikasi jaringan yang kemungkinan lebih luas.
"Pelaku tidak tinggal di tempat kejadian perkara (TKP), untuk saat ini masih dilidik," ucap Suminto.
Polisi mengimbau masyarakat untuk turut berperan aktif melaporkan jika menemukan aktivitas mencurigakan yang berkaitan dengan peredaran narkotika di lingkungan sekitar.
Baca juga: WNA Tiongkok ditangkap setelah bawa narkotika ke Bandara Soetta
Baca juga: RI tegaskan komitmen perkuat kerja sama internasional tangani narkoba
Baca juga: Kepala BNN RI dorong pendekatan berimbang penanganan narkotika
Penyelidikan ini dilakukan setelah beredarnya video yang memperlihatkan aktivitas transaksi narkotika yang diduga melibatkan seorang oknum aparat.
"Lagi kita upayakan, masih didalami (terduga pelaku)," kata Wakil Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Timur, AKP Suminto saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat.
Video tersebut pertama kali diunggah oleh akun Instagram lbj_jakarta dan langsung menjadi perhatian publik.
Dalam rekaman itu, terlihat dugaan praktik transaksi narkoba yang berlangsung secara terang-terangan di lingkungan permukiman warga.
Suminto menyebut, pihaknya saat ini masih terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap pihak-pihak yang terlibat dalam kasus tersebut.
Berdasarkan hasil penelusuran sementara, terduga pelaku bukan merupakan warga yang tinggal di sekitar lokasi kejadian perkara (TKP).
Hal ini menjadi salah satu fokus penyelidikan guna mengidentifikasi jaringan yang kemungkinan lebih luas.
"Pelaku tidak tinggal di tempat kejadian perkara (TKP), untuk saat ini masih dilidik," ucap Suminto.
Polisi mengimbau masyarakat untuk turut berperan aktif melaporkan jika menemukan aktivitas mencurigakan yang berkaitan dengan peredaran narkotika di lingkungan sekitar.
Baca juga: WNA Tiongkok ditangkap setelah bawa narkotika ke Bandara Soetta
Baca juga: RI tegaskan komitmen perkuat kerja sama internasional tangani narkoba
Baca juga: Kepala BNN RI dorong pendekatan berimbang penanganan narkotika





