Pemkab Bangka Tengah Tunggu Kepastian Pusat untuk Pembangunan Sekolah Rakyat yang Ditargetkan Dimulai Tahun Ini

pantau.com
4 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung masih menunggu kepastian dari pemerintah pusat terkait pembangunan Sekolah Rakyat di daerah tersebut.

Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman menyampaikan hingga saat ini belum ada persetujuan prinsip dari pemerintah pusat sebagai dasar pelaksanaan pembangunan program tersebut.

Ia mengungkapkan bahwa pemerintah daerah sebenarnya sudah siap untuk melaksanakan pembangunan Sekolah Rakyat.

"Kita di daerah sudah siap, bahkan sudah mulai menyiapkan lahan dan penyusunan dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan AMDAL," ungkapnya.

Kesiapan Daerah dan Persyaratan Pembangunan

Pemerintah daerah telah mulai menyiapkan lahan sebagai lokasi pembangunan sebagai salah satu syarat utama program tersebut.

Selain itu, penyusunan dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan AMDAL juga sedang dilakukan oleh pemerintah daerah.

Kesiapan tersebut menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung program Sekolah Rakyat yang merupakan gagasan pemerintah pusat.

Berbagai persiapan teknis terus dilakukan secara berkelanjutan termasuk memastikan kelengkapan administrasi pendukung lainnya.

Menunggu Arahan Pusat dan Target Pelaksanaan

Berdasarkan hasil pertemuan sebelumnya, pembangunan Sekolah Rakyat direncanakan mulai dilaksanakan pada tahun ini.

Namun hingga saat ini pelaksanaan masih menunggu kepastian dan arahan resmi dari pemerintah pusat.

"Kalau merujuk dari rencana awal, pembangunan dimulai tahun ini. Namun kita masih menunggu kepastian dan arahan resmi dari pemerintah pusat," ujarnya.

Pemerintah daerah juga terus melakukan koordinasi dengan pihak terkait untuk mempercepat proses yang menjadi tanggung jawab daerah.

Algafry menegaskan bahwa pembangunan Sekolah Rakyat merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pendidikan di daerah serta mendorong peningkatan Indeks Pembangunan Manusia IPM secara berkelanjutan.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Momen Panglima TNI-KSAL Jajal Kapal Perang Baru TNI AL KRI Prabu Siliwangi-321
• 9 jam lalukumparan.com
thumb
Sungai Comal Meluap, 6.727 Rumah di Pemalang Terendam Banjir
• 7 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Andito Wibisono, Dokter Muda, Meninggal Karena Campak Saat Mengabdi di Cianjur
• 15 jam lalukumparan.com
thumb
KPK Respons Pelaporan Etik Pengacara Eks Wamenaker Noel Terkait Yaqut Tahanan Rumah
• 3 jam lalukompas.com
thumb
BEI Catat 12 Perusahaan Antre IPO per Akhir Maret 2026
• 5 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.