Aktivis Kontras Disiram Air Keras, Profesor Kadri Sebut Murni Tindakan Individu

jpnn.com
2 jam lalu
Cover Berita

jakarta.jpnn.com - Kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS Yunus Andrie harus ditempatkan secara proporsional sebagai tindakan individu, bukan institusi.

Pandangan itu disampaikan Guru Besar Ilmu Komunikasi Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram Profesor Kadri.

BACA JUGA: Akademisi Unram Apresiasi Respons Cepat Presiden Prabowo dalam Kasus Aktivis KontraS

“Menurut saya persoalan ini kita letakkan sebagai oknum. Tidak bisa ditarik ke institusi. Tidak bijak. Harus diletakkan sebagai oknum,” ujarnya, Rabu (25/3).

Menurut Kadri, hal tersebut harus dipertegas karena kasus ini bisa berujung penggiringan opini yang merugikan institusi TNI secara keseluruhan. 

BACA JUGA: Ketua Umum HIMALO Anggap Presiden Prabowo Benar-Benar Bela Palestina

“Saya takutnya, persoalan ini digiring sebagai pembunuhan karakter institusi yang selama ini menjadi kebanggaan,” kata dia.

Menurutnya, TNI selama ini merupakan institusi yang menjadi kebanggaan masyarakat.

BACA JUGA: Menlu Sugiono Tegaskan Presiden Prabowo Ingin Jadi Penengah Konflik Timur Tengah

“Jangan sampai karena kasus ini ada delegitimasi terhadap institusi yang harusnya diperkuat,” katanya.

Dia menilai pada era informasi saat ini masyarakat sangat mudah terpengaruh oleh narasi yang belum tentu utuh. 

Oleh karena itu, kejelasan dan konsistensi informasi dari institusi menjadi kunci.

Dalam perspektif komunikasi publik, dia menilai langkah TNI yang membuka informasi secara terang merupakan strategi yang tepat untuk menghindari kesimpangsiuran.

“TNI sudah berani jelaskan ini secara transparan,” ujarnya. (ant)


Redaktur & Reporter : Ragil


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Purbaya bakal pindahkan 300 pegawai Ditjen Anggaran ke DJP
• 4 jam laluantaranews.com
thumb
Filipina Darurat Energi, Kementerian ESDM Pastikan Pasokan Indonesia Tetap Aman
• 16 jam laluliputan6.com
thumb
Ancaman Trump Gak Kejadian, Jadwal AS Serang Listrik Iran Mundur Lagi
• 14 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Takut Dimarahi Istri Saldo Berkurang Rp18 Juta, ASN Ngaku Jadi Korban Rampok Pecah Kaca
• 13 jam lalurctiplus.com
thumb
Polisi pastikan keamanan laga Timnas di GBK, suporter diimbau tertib
• 8 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.