Jelang Lebaran Ketupat, Pedagang Janur di Lamongan Mulai Ramai Meski Daya Beli Menurun

tvrinews.com
7 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Harry Saktiono

TVRINews, Lamongan

Tradisi Lebaran Ketupat yang dirayakan sepekan setelah Idulfitri membawa berkah tersendiri bagi pedagang musiman di Pasar Tradisional Sidoharjo, Kota Lamongan. Sejumlah pedagang janur mulai memadati area pasar untuk melayani warga yang berburu bahan pembungkus ketupat dan lepet.

Meski permintaan mulai meningkat, kondisi penjualan tahun ini diakui tidak semeriah sebelumnya. Faktor ekonomi dan cuaca menjadi tantangan utama yang memengaruhi omzet para pedagang.

Salah satu pedagang janur, Cihong, mengungkapkan bahwa harga jual tahun ini justru mengalami penurunan. Ia menilai kondisi ekonomi masyarakat yang belum stabil berdampak pada daya beli.

“Ya, seperti biasa hari-hari sekarang agak berkurang harganya, nggak kayak tahun kemarin. Karena kondisi sekarang agak sulit, cari uang susah kayak gini,” ujarnya.

Ia menjual janur kualitas super seharga Rp20.000 per ikat, sedangkan kualitas biasa dibanderol Rp15.000 dengan isi sekitar 40 lembar. 

Cihong memperkirakan puncak pembelian akan terjadi pada H-1 Lebaran Ketupat, dengan target penjualan mencapai 100 hingga 130 ikat.

Di sisi lain, pedagang bernama Kumbara mengaku tetap optimis dengan penjualan tahun ini. Meski cuaca kerap berubah dan memengaruhi aktivitas pasar, ia yakin dagangannya akan habis terjual.

“Penjualan lumayanlah ya. Cuaca memang sangat mempengaruhi, tapi ya alhamdulillah masih ada rezeki sedikit-sedikit. Insyaallah habis, setiap ada penjual pasti ada pembeli. Kita optimis ramai,” katanya.

Kumbara yang sehari-hari bekerja sebagai petani ini hanya berjualan saat momen Lebaran Ketupat. Ia mematok harga Rp130.000 untuk pembelian dalam jumlah besar (bongkok), sedangkan harga eceran berkisar Rp15.000 hingga Rp20.000.

Sementara itu, aktivitas pembeli mulai meningkat sejak pagi hari. Warga berupaya mendapatkan janur berkualitas terbaik untuk persiapan hidangan khas Lebaran Ketupat.

Salah satu pembeli, Nurhidayah, mengaku sengaja datang lebih awal agar tidak kehabisan bahan.

“Ini beli janur seharga Rp20.000. Rencananya mau buat ketupat sama buat lepet yang panjang itu untuk perayaan hari raya ketupat nanti,” tuturnya.

Tradisi Lebaran Ketupat identik dengan sajian ketupat dan lepet yang biasanya disandingkan dengan opor atau sayur lodeh. Hal inilah yang membuat janur selalu menjadi komoditas yang paling dicari setiap tahunnya.

Pasar Sidoharjo hingga kini masih menjadi pusat utama masyarakat dalam memenuhi kebutuhan tersebut. Diharapkan dalam beberapa hari ke depan, perputaran ekonomi di sektor pedagang musiman ini dapat semakin meningkat.

Editor: Redaksi TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Arus Balik Lebaran 2026 Membludak, Terminal Kalideres Diserbu 1.609 Penumpang dalam Sehari
• 22 jam lalutvonenews.com
thumb
Pemkab Bogor Targetkan Penataan Tujuh Simpang Jalur Puncak pada 2026 untuk Atasi Kemacetan dan Tingkatkan Keselamatan
• 5 jam lalupantau.com
thumb
Trump Tunda Serangan ke Pembangkit Listrik Iran Hingga 10 Hari, Sebut Negosiasi Berjalan Lancar
• 17 jam lalukompas.tv
thumb
Rutinkan Baca Doa Berikut Setelah Shalat untuk Memohon Perlindungan dan Rezeki Berkah Dunia Akhirat
• 21 jam lalutvonenews.com
thumb
Siklon Tropis Narelle Picu Cuaca Ekstrem, Simak Wilayah Terdampak
• 8 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.