Penulis: Masrul Fajrin
TVRINews, Surabaya
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Bambang Haryo Soekartono, menegaskan bahwa kapal tidak memiliki batasan umur teknis selama perawatannya dilakukan secara maksimal dan berkala. Hal ini disampaikannya usai proses pembangunan ulang KM Dharma Kencana.
Pernyataan tersebut disampaikan langsung di atas kapal dalam rangkaian acara tasyakuran armada yang telah mengalami peningkatan signifikan, baik dari sisi konstruksi maupun teknologi.
Bambang Haryo menjelaskan bahwa faktor utama yang menentukan kelayakan operasional kapal bukan terletak pada usia, melainkan pada kualitas dan konsistensi perawatan.
Menurutnya, kapal yang dirawat dengan baik akan tetap berada dalam kondisi optimal meskipun telah beroperasi dalam waktu lama.
“Kapal tidak ada umur teknis, kalau perawatannya maksimal maka kondisinya tentu baik,” ujar Bambang Haryo yang akrab disapa BHS di sela-sela acara tasyakuran.
Ia menambahkan, pembangunan ulang KM Dharma Kencana tidak hanya berfokus pada pembaruan fisik, tetapi juga mencakup peningkatan kapasitas dan penerapan teknologi yang lebih modern. Langkah ini dinilai penting untuk menunjang pelayanan kepada masyarakat sekaligus memperpanjang masa operasional kapal.
“Walaupun kapal ini sudah berumur, tapi kondisinya seperti kapal baru. Kapal itu tidak ada umur teknisnya, tapi umur ekonomisnya ada karena perawatannya,” tegas Bambang Haryo.
Lebih lanjut, Bambang Haryo mengingatkan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang sejalan dengan pembaruan armada.
Ia menilai keseimbangan antara teknologi dan kompetensi awak kapal menjadi kunci utama dalam menghadirkan layanan yang optimal.
“Percuma armadanya bagus kalau sumber daya manusianya kurang. Keseimbangan itu agar kita perfect atau sempurna,” imbuhnya.
Sementara itu, Direktur Keuangan PT Dharma Lautan Utama (DLU), Khoiri Soetomo, menyampaikan bahwa KM Dharma Kencana telah dibangun ulang secara konstruktif dengan mengacu pada regulasi domestik maupun internasional. Kapal tersebut juga telah memperoleh pembaruan klas dari Biro Klasifikasi Indonesia (BKI).
“Kapal ini jantungnya baru dengan horsepower, torsi yang lebih baik, dan teknologi yang jauh lebih baik. Maka kapal ini tidak sekedar renovasi tapi dibangun ulang,” jelas Khoiri.
PT DLU juga terus berupaya meningkatkan kualitas layanan kepada penumpang. Sejumlah fasilitas tambahan seperti layanan pijat, laundry, hingga potong rambut kini tersedia di dalam kapal, menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman.
“Kami memberikan harga ekonomi tapi layanannya di atas eksekutif,” pungkas Bambang Haryo.
Editor: Redaksi TVRINews





