Ini Sejumlah Keuntungan Jika Ojek Daring Gunakan Kendaraan Listrik

republika.co.id
16 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Elektrifikasi kendaraan roda dua di sektor ojek online dan logistik dinilai dapat menjadi langkah paling rasional untuk menekan beban subsidi BBM sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional.

“Kalau kita asumsikan ada sekitar 7 juta pengemudi, maka konsumsi bisa mencapai 35–70 juta liter per hari. Dalam setahun, itu setara dengan sekitar 12,7–25,5 miliar liter BBM,” kata Kepala Center of Food, Energy and Sustainable Development Institute for Development of Economics and Finance, Abra Talattov, dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (26/3/2026).

Baca Juga
  • Serangan-Serangan Iran Bongkar Titik Lemah Zionis Israel yang Selama Ini Klaim Paling Digdaya
  • Pakar Militer Rusia: AS Ulangi Kesalahan di Vietnam Selama Perang Iran, Makanya Kalah
  • Perang Iran Melenceng Jauh dari Rencana AS dan Israel, Ini 6 Kesalahan Kedua Sejoli Itu

Menurut Abra, sektor ojek online dan logistik merupakan target paling efektif karena memiliki tingkat konsumsi BBM yang besar dan konsisten setiap hari.

Dia memperkirakan satu pengemudi ojek online rata-rata mengonsumsi sekitar 5–10 liter BBM per hari.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Dengan angka konsumsi sebesar itu, menurutnya, pengalihan sebagian penggunaan kendaraan berbahan bakar fosil ke motor listrik akan memberikan dampak signifikan terhadap penghematan subsidi energi.

Bahkan, jika hanya 20 persen–30 persen pengemudi beralih ke motor listrik, potensi penghematan BBM diperkirakan mencapai 2,5–7,5 miliar liter per tahun.

Dia mengatakan, dengan asumsi subsidi rata-rata sekitar Rp1.500 sampai Rp2.000 per liter, potensi penghematan fiskal bisa mencapai Rp3,7 sampai Rp15 triliun per tahun.

“Ini angka yang sangat signifikan untuk mulai mengurangi tekanan terhadap APBN,” jelasnya.

 

Pengemudi ojek online mengganti baterai sepeda motor listrik di Swapping Station SPBU Kuningan, Jakarta, Selasa (22/02/202). Pemerintah terus mendorong pengembangan kendaraan listrik berbasis baterai di Indonesia sekaligus menyiapkan pengembangan ekosistem kendaraan listrik yang kuat. Ekosistem tersebut terdiri atas kendaraan listrik dan komponen pendukungnya, industri baterai listrik, industri recycling (daur ulang) baterai listrik, jaringan charging station (stasiun pengisian) dan swap battery (penukaran baterai).Prayogi/Republika - (Prayogi/Republika)

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Cetak Gol Perdana untuk Timnas Indonesia Senior, Mauro Zijlstra Bangga dan Siap Gaspol Lagi Vs Bulgaria
• 6 jam lalubola.com
thumb
Foto: Suporter Ramaikan GBK Jelang Timnas Indonesia vs Saint Kitts & Nevis
• 21 jam lalukumparan.com
thumb
Harga BBM di Inggris Naik Tajam, SPBU Alami Gangguan Pasokan
• 1 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Astra Agro Lestari Pastikan Dukung Pembangunan Berkelanjutan
• 21 jam laludetik.com
thumb
WN Singapura Hilang di Jakarta, Dibunuh di Sukabumi Lalu Dibuang ke Cilacap
• 6 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.