Bahlil: Target RKAB Tidak Ada Perubahan, Cuma Relaksasi Terukur

cnbcindonesia.com
3 jam lalu
Cover Berita
Foto: Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia di Istana Negara, Jakarta, Kamis (6/11/2025). (CNBC Indonesia/Emir Yanwardhana)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan, hingga saat ini belum ada perubahan terkait kebijakan produksi batu bara di dalam rencana kerja dan anggaran biaya (RKAB) 2026.

Namun demikian, pemerintah membuka peluang penyesuaian produksi melalui skema relaksasi yang dilakukan secara hati-hati. Seiring dengan adanya kenaikan harga komoditas yang saat ini tengah berlangsung.

"Saya katakan, saya katakan bahwa pertama belum ada kebijakan perubahan apa-apa. Tapi kita akan mengikuti perkembangan dengan melakukan relaksasi terukur," ujar Bahli di Kemenko Perekonomian, Jumat (27/3/2026).


Baca: Halau Tekanan Global, Bahlil-Purbaya Cari Sumber Pendapatan Baru RI

Menurut Bahlil, relaksasi terukur tersebut memungkinkan adanya penambahan volume produksi, dengan syarat utama harga komoditas tetap berada di level yang menguntungkan serta keseimbangan supply dan demand tetap terjaga.

"Dengan catatan harganya harus bagus dan supply and demandnya terjaga. Dan yang terpenting adalah kebutuhan domestik kita harus terpenuhi semuanya," kata Bahlil.

Ia membeberkan kebijakan ini akan berlaku untuk komoditas batu bara maupun nikel. Adapun, pemerintah tidak ingin produksi berlebih justru menekan harga pasar.

Sebagai contoh, apabila kebutuhan industri hanya 300 juta ton, maka produksi tidak seharusnya melampaui angka tersebut secara signifikan. Pasalnya, apabila melampaui dari jumlah tersebut sudah pasti harga akan anjlok.

"Saya enggak mau saudara-saudara kita yang pengusaha tambang dihargai dengan harga yang rendah. Kalau harganya bagus, negara dapat royaltinya bagus, pengusahanya juga bagus. Kemudian rakyat yang ikut bekerja juga bisa mendapatkan dampak yang baik," ujarnya.


(pgr/pgr) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:
Video: Nasib Bisnis Tambang Usai Kuota Produksi Batu Bara-Nikel Turun

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Gunung Semeru Dua Kali Erupsi Pagi Ini, Letusan Capai 1.000 Meter di Atas Puncak
• 16 jam lalupantau.com
thumb
Timnas Indonesia Main Malam Ini, Intip Lagi Daftar Skuadnya
• 18 jam lalumedcom.id
thumb
Tarif Tol Semarang ke Cikampek Didiskon 30 Persen, 2.700 Kendaraan per Jam Melintas ke Jakarta
• 16 jam lalurepublika.co.id
thumb
Iran Siap Resmikan Tarif Tol untuk Kapal di Selat Hormuz
• 18 jam laluidxchannel.com
thumb
9 Tulisan lucu pakai huruf Arab ini bikin momen bacanya terbata-bata serasa lagi belajar membaca
• 7 jam lalubrilio.net
Berhasil disimpan.