Amerika dan China Bersatu, Bawa Petaka Buat Driver Online

cnbcindonesia.com
11 jam lalu
Cover Berita
Foto: Baidu

Jakarta, CNBC Indonesia - Perusahaan Amerika Serikat (AS) dan China bersatu mengembangkan layanan taksi robot tanpa driver (robotaxi) lebih luas lagi. Uber bekerja sama dengan Pony AI akan merilis layanan komersial pertamanya di benua Eropa.

Kedua perusahaan bekerja sama dengan perusahaan Verne asal Kroasia untuk menghadirka layanan tersebut. Pengguna taksi Uber di negara tersebut akan segera bisa mengakses robotaxi, dikutip dari The Verge, Jumat (27/3/2026).


Dalam kerja sama ini, Uber akan menjadi penyedia jaringan taksi dan pelanggannya. Verne yang merupakan pecahan pembuat supercar Rimac bakal mengelola armada dan Pony AI akan mengembangkan teknologi autonomus driving.

Pilihan Redaksi
  • Manusia Rp 2.600 Triliun Bawa Petaka Baru, Profesi Ini Siap-siap Punah
  • Perkenalkan Terafab, Mega Proyek Terbaru Elon Musk Bernilai Rp423,5 T!
  • Profesi Baru Kerja Tutup Pintu Taksi, Bayaran Tembus Rp 400 Ribu

Layanan pertama akan tersedia di Zagreb. Sebelumnya robotaxi tersebut telah melewati gelaran uji coba di ibu kota Kroasia.

Teknologi yang digunakan di jalanan Zagreb adalah Robotaxi Arcfox Alpha T5 milik Pony AI. Perusahaan melengkapinya dengan teknologi generasi ke-7.

Sementara kendaraannya dikembangkan dan diproduksi bersama dengan Beijing Automative Group Co (BAIC).

Setelah Kroasia, layanan tersebut akan diperluas di pasar-pasar Eropa. Rencananya jumlah armada akan ditingkatkan menjadi ribuan robotaxi dalam beberapa tahun ke depan.

Eropa sendiri akan menghadapi banyak robotaxi di jalanan dalam waktu dekat. Selain Kroasia, Uber tengah menguji mobil otonom dengan Momenta di Jerman.

Waymo juga berencana meluncurkan layanan serupa di London pada tahun ini. Volkswagen memiliki rencana serupa meluncurkan layanan dengan anak usahanya Moia di Jerman.


(fab/fab) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:
Video: Musk Prediksi Robotaxi Akan Tersebar Luas di AS Pada Akhir 2026

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
KBRI Kuala Lumpur Laporkan Akun TikTok Palsu yang Mengatasnamakan Kedutaan
• 1 jam lalupantau.com
thumb
Perang Iran-Israel Memanas, Iran Ejek AS, Erdogan dan Putin Ikut Bersuara - PARASOT
• 15 jam lalukompas.tv
thumb
Kenapa Orang yang Baik Hati Sering Disalahpahami?
• 22 jam lalubeautynesia.id
thumb
Pemerintah Buka Pendaftaran KIP Kuliah Jalur SNBT 2026 hingga 7 April
• 21 jam lalupantau.com
thumb
Nasib Rencana Pajak Ekspor Turunan Nikel saat Hilal Bea Keluar Batu Bara Belum Terlihat
• 4 menit lalubisnis.com
Berhasil disimpan.