Pemerintah Siapkan Anggaran BSPS untuk Renovasi 19.668 Unit Hunian di Sumut

wartaekonomi.co.id
16 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Pemerintah melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) terus mempercepat peningkatan kualitas hunian masyarakat lewat program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS). Program ini difokuskan untuk membantu masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) agar memiliki rumah yang lebih layak, sehat, dan aman.

Di Sumatera Utara, pemerintah pada tahun 2026 menyiapkan anggaran BSPS untuk 19.668 unit hunian. Rinciannya, sebanyak 8.885 unit untuk wilayah perdesaan, 5.525 unit di kawasan pesisir, serta 5.258 unit di wilayah perkotaan. Program ini dirancang menjangkau berbagai wilayah, termasuk daerah terpencil.

“Dukungan anggaran ini diharapkan dapat mempercepat peningkatan kualitas lingkungan permukiman serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujar Menteri PKP, Maruarar Sirait.

Pelaksanaan BSPS di Sumatera Utara dijadwalkan mulai berjalan pada minggu kedua April 2026. Program ini tidak hanya menyasar kawasan perkotaan, tetapi juga perdesaan hingga wilayah pesisir sebagai bagian dari pemerataan pembangunan hunian.

Selain menyalurkan bantuan, pemerintah juga menekankan pentingnya pengawasan dari masyarakat. Menteri PKP mengimbau agar warga aktif memastikan penggunaan anggaran berjalan sesuai aturan dan tidak disalahgunakan.

“Masyarakat juga kami imbau untuk aktif mengawasi serta segera melaporkan apabila ditemukan pungutan liar, dengan disertai bukti yang jelas seperti videokan dan foto, serta laporkan segera ke kementerian PKP,” tegasnya.

Baca Juga: Danantara dan Kementerian PKP Tinjau Lokasi Proyek Hunian MBR di Cikarang

Baca Juga: Presiden Prabowo Janjikan Pembangunan Hunian Layak bagi Warga Bantaran Rel Senen

Program BSPS sendiri merupakan salah satu prioritas dari Prabowo Subianto, dengan target nasional mencapai 400.000 unit rumah. Skema ini mengedepankan semangat gotong royong dalam pembangunan maupun peningkatan kualitas rumah swadaya masyarakat.

Tak hanya memperbaiki hunian, program ini juga diharapkan mampu mendorong kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat, sekaligus membangun kesadaran untuk menjaga lingkungan.

"Kami juga mendorong tumbuhnya kesadaran untuk menjaga kebersihan lingkungan dan memperkuat semangat gotong royong,” tutup Maruarar.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Purbaya Setuju Rencana Efisiensi MBG jadi 5 Hari, Tapi dengan Syarat Tegas
• 22 jam lalutvonenews.com
thumb
Libas Saint Kitts, Indonesia Tantang Bulgaria di Final FIFA Series
• 23 jam lalucelebesmedia.id
thumb
Arus Balik Tanjung Kalian Kondusif, Ombudsman Soroti Layanan Penumpang
• 22 jam lalutvrinews.com
thumb
Pemerintah Serahkan 120 Unit Huntap untuk Penyintas Bencana di Tapsel
• 15 jam lalurepublika.co.id
thumb
Bareskrim Segera Limpahkan Tersangka Judol dengan Barbuk Rp 55 M ke Jaksa
• 12 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.