Amerika Serikat (AS) dan Israel berencana membunuh para pejabat tinggi Iran. Rencana itu pun langsung mendapat reaksi dari Iran.
AS dan Israel disebut berencana membunuh pejabat tinggi Iran, termasuk ketua parlemen Mohammad Bagher Ghalibaf dan Menteri Luar Negeri (Menlu) Abbas Araghchi. Iran pun langsung bersurat kepada Sekeretaris Jenderal PBB Antonio Guterres dan Presiden Dewan Keamanan PBB.
Rencana pembunuhan ini diungkap oleh Wall Street Journal (WSJ). Dalam laporan itu disebutkan nama kedua petinggi Iran tersebut telah dihapus sementara dari daftar pejabat yang ingin dilenyapkan oleh Israel, seiring AS dan Iran menjajaki kemungkinan perundingan damai.
Disebutkan dalam surat itu bahwa kebijakan kriminal telah diterapkan secara sistematis sejak dimulainya agresi AS-Israel yang tidak beralasan terhadap Iran pada 28 Februari lalu, yang dimulai dengan pembunuhan pemimpin tertinggi negara itu, Ayatollah Ali Khamenei, dan beberapa pejabat senior lainnya.
(zap/isa)





