Misi Utama John Herdman: Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030

celebesmedia.id
11 jam lalu
Cover Berita

CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menegaskan bahwa membawa Skuad Garuda lolos ke Piala Dunia 2030 adalah misi utama yang sedang ia bangun.

Hal ini disampaikan Herdman dalam konferensi pers usai laga FIFA Series melawan Saint Kitts and Nevis di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Jumat (27/3).

“Anda menyebut soal kualifikasi Piala Dunia. Itulah misinya. Kami memiliki 280 juta alasan mengapa kami bangun setiap hari untuk melakukan pekerjaan ini,” ujar pelatih asal Inggris tersebut.

Herdman menekankan bahwa para pemain memiliki tekad bulat untuk menjadi generasi pertama yang membawa Indonesia ke panggung dunia di era modern.

Mantan pelatih Timnas Kanada itu ingin keberhasilan tersebut menjadi momen bersejarah bagi seluruh lapisan masyarakat Indonesia.

Kemenangan telak 4-0 atas St. Kitts and Nevis, menurutnya, bukan sekadar hasil akhir, melainkan cerminan dari kedisiplinan taktik yang mulai terbentuk.

“Ini adalah langkah kecil. Kami sedang menetapkan mentalitas. Saat kami menargetkan menang 4-0 dengan clean sheet, kami menuntaskannya. Bukan 3-0 atau 2-0, tapi kami berkomitmen penuh mencapai target tersebut,” tegasnya.

Meski optimis, Herdman mengingatkan publik bahwa jalan menuju Piala Dunia tidak akan selalu mulus. Ia meminta para pendukung untuk tetap setia mendampingi tim, terutama saat menghadapi fase sulit.

“Saya berharap para penggemar tetap bersama kami karena akan ada pasang-surut. Berdasarkan pengalaman saya di Kanada selama lima tahun, perjalanannya tidak pernah berupa garis lurus,” tuturnya.

“Kita harus berani menderita dan menikmatinya bersama. Saya jamin, dalam empat tahun ke depan, kita akan berada di sana. Kita akan lolos dengan tim ini.”

Sebagai catatan, langkah Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026 sebelumnya terhenti di putaran keempat zona Asia setelah menelan kekalahan tipis 0-1 dari Irak dan 2-3 dari Arab Saudi.

Walaupun belum berhasil melaju ke putaran final, pencapaian tersebut tetap menjadi tonggak sejarah baru. Pasalnya, pada edisi-edisi sebelumnya, Timnas Indonesia lebih sering tersingkir di putaran pertama atau kedua kualifikasi.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Puncak Arus Balik, 37 Bandara Layani 578 Ribu Penumpang dalam Sehari
• 1 jam laluidxchannel.com
thumb
ASN di Majalengka WFH Setiap Hari Senin
• 20 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Laba Ramayana Turun 16 Persen pada 2025, Saham RALS Tertekan
• 4 jam laluidxchannel.com
thumb
Kuba mohon mediasi Vatikan di tengah ketegangan dengan AS
• 19 jam laluantaranews.com
thumb
Prabowo Terima Kunjungan PM Anwar Ibrahim di Istana, Bahas Konflik Timur Tengah
• 21 jam lalukatadata.co.id
Berhasil disimpan.