Multivision Plus (RAAM) Umumkan Rencana Rights Issue, 1,36 Miliar Saham Siap Diterbitkan 

idxchannel.com
4 jam lalu
Cover Berita

PT Tripar Multivision Plus Tbk (RAAM) mengumumkan rencana Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) alias rights issue.

PT Tripar Multivision Plus Tbk (RAAM) mengumumkan rencana Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) alias rights issue. (Foto: Ist)

IDXChannel - PT Tripar Multivision Plus Tbk (RAAM) mengumumkan rencana Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) alias rights issue. Perusahaan perfilman itu siap menerbitkan hingga 1,36 miliar saham baru dalam aksi korporasi tersebut.

Manajemen RAAM menyatakan, penerbitan saham baru tersebut setara 20 persen dari total modal ditempatkan dan disetor oleh perseroan. Bagi pemegang saham yang tidak melaksanakan haknya, berpotensi mengalami dilusi kepemilikan hingga 16,67 persen.

Baca Juga:
Aktor Ario Bayu Ditunjuk Jadi Direktur Utama Multivision Plus (RAAM)

"Penambahan modal dilakukan oleh perseroan untuk memperkuat struktur permodalan perseroan dan entitas anak perseroan, sehingga memberikan perseroan tambahan pendanaan untuk mendukung kinerja perseroan," katanya dalam keterbukaan informasi, Jumat (27/3/2026).

Secara rinci, penggunaan dana hasil rights issue akan diarahkan untuk modal kerja yang meliputi pembiayaan kegiatan produksi film hingga sinetron, termasuk kegiatan pemasaran, serta suntikan modal pada anak usaha, PT Platinum Sinema untuk membangun dan mengoperasikan 50 bioskop di berbagai kota.

Baca Juga:
Konversi Utang, CBRE Rights Issue hingga Rp1,9 Triliun

Saat ini, Ram Punjabi menguasai 67,5 persen saham RAAM, PT MNC Digital Entertainment 9,09 persen, dan PT Tripar Multi Image 0,68 persen. Sisanya sebanyak 22,73 persen dimiliki masyarakat.

Untuk mewujudkan rencana ini, pereroan menjadwalkan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 5 Mei 2026. Pemegang saham yang berhak hadir dalam rapat ini harus tercatat dalam Daftar Pemegang Saham pada 10 April 2026.

(Rahmat Fiansyah)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Iran Ingatkan Kapal yang Coba Lintasi Selat Hormuz Akan Ditindak Keras
• 2 jam laludetik.com
thumb
Puncak Arus Balik Mudik Gelombang Dua, Korlantas Polri Terapkan One Way Lokal KM 263-70
• 23 jam lalutvonenews.com
thumb
Harga Emas Antam Hari Ini (28/3) Melonjak, Termurah Mulai Rp1,46 Juta
• 3 jam lalubisnis.com
thumb
Letjen TNI Yudi Mundur dari Jabatan Kabais, Sorotan Tanggung Jawab Moral di Tengah Kasus Penyiraman Air Keras Andrie KontraS
• 21 jam lalutvonenews.com
thumb
Prabowo Bertemu PM Malaysia Anwar Ibrahim, Bahas Geopolitik dan Peran ASEAN
• 22 jam laluliputan6.com
Berhasil disimpan.