FAJAR, JAKARTA – Masa depan Mohamed Salah langsung jadi sorotan panas jelang bursa transfer musim panas. Setelah santer dikabarkan akan meninggalkan Liverpool di akhir musim, megabintang asal Mesir itu kini masuk radar klub-klub dunia. Termasuk dari Major League Soccer (MLS) yang mulai bergerak serius.
Salah satu yang paling terang-terangan menunjukkan minat adalah San Diego FC. Klub anyar MLS itu bahkan disebut siap membuka pintu lebar bagi Salah untuk hijrah ke Amerika Serikat. Dukungan datang langsung dari pemilik utama klub, Mohamed Mansour, yang tak menampik ketertarikannya terhadap sang pemain.
Sejak didatangkan dari AS Roma pada 2017, Salah telah menjelma menjadi ikon Liverpool. Ketajamannya luar biasa—255 gol menjadikannya pencetak gol terbanyak ketiga sepanjang masa klub. Tak hanya produktif, ia juga sukses mempersembahkan berbagai trofi bergengsi, mulai dari Liga Inggris hingga Liga Champions.
Kini, di usia 33 tahun, masa depannya kembali terbuka. Setelah sebelumnya dikaitkan dengan klub-klub Arab Saudi, opsi MLS muncul sebagai alternatif menarik, terutama dengan ambisi besar San Diego FC yang ingin membangun tim kompetitif sejak awal.
Mansour pun tak ragu melontarkan pujian tinggi. Ia menyebut Salah sebagai pemain kelas dunia dengan profesionalisme luar biasa, serta daya tarik global yang tak terbantahkan. Popularitasnya bahkan melampaui batas negara, menjadi ikon di Timur Tengah dan berbagai belahan dunia.
Meski begitu, Mansour menegaskan bahwa keputusan transfer bukan semata soal keinginan pribadi. Ia menyerahkan sepenuhnya kepada tim manajemen klub, termasuk direktur olahraga dan pelatih, untuk menilai apakah Salah sesuai dengan filosofi permainan yang diusung.
Menurutnya, San Diego FC tidak hanya membangun tim berdasarkan nama besar, tetapi juga kesesuaian dengan sistem dan visi jangka panjang. Klub mengusung pendekatan “Right to Dream” yang menekankan identitas permainan tertentu, sehingga setiap rekrutan harus benar-benar cocok.
Di sisi lain, MLS jelas menyambut peluang ini dengan antusias. Komisaris liga, Don Garber, menyebut kehadiran pemain sekelas Salah akan menjadi dorongan besar bagi popularitas dan kualitas kompetisi di Amerika Serikat.
Sementara itu, legenda Liverpool, Steven Gerrard, mengingatkan bahwa kepergian Salah akan meninggalkan lubang besar yang sulit ditutup. Ia menilai hanya pemain sayap kelas dunia yang bisa mendekati kontribusi yang telah diberikan Salah selama ini.
Dengan statusnya sebagai salah satu pemain paling berpengaruh di dunia, keputusan Salah akan menjadi salah satu cerita terbesar di bursa transfer mendatang.
MLS mungkin bukan destinasi utama yang diprediksi banyak pihak, tetapi dengan keseriusan San Diego FC, peluang itu kini terasa semakin nyata—dan tak bisa lagi dianggap sebelah mata. (*)





