MADINAH, DISWAY.ID– Kabar miris datang dari tanah suci. Sebuah bus yang mengangkut rombongan jemaah umrah asal Indonesia dilaporkan ludes dilalap si jago merah dalam perjalanan menuju Kota Madinah, Kamis (26/3).
Insiden mencekam ini terjadi tepat di jalur utama, sekitar 50 kilometer sebelum memasuki gerbang kota Nabi, tak jauh dari pos pemeriksaan terakhir.
Meski bus hangus tak bersisa, 'mukjizat' menyertai rombongan ini. Seluruh jemaah yang berjumlah 24 orang dinyatakan selamat tanpa luka sedikit pun berkat kesigapan awak bus dan pendamping di lapangan.
BACA JUGA:Kemenhaj Kawal Ketat Kepulangan 2.190 Jemaah Umrah di Tengah Gejolak Timur Tengah
Staf Teknis Haji Kantor Urusan Haji (KUH), M. Ilham Effendy, mengonfirmasi bahwa evakuasi dilakukan dengan sangat cepat saat api mulai muncul dari bagian mesin.
“Alhamdulillah, semua jemaah berjumlah 24 orang selamat. Sopir sangat sigap menghentikan bus dan langsung meminta seluruh jemaah turun begitu muncul tanda-tanda gangguan teknis,” ujar Ilham dalam keterangannya, Sabtu (28/3).
Meski nyawa berhasil diselamatkan, kerugian materiil tak terhindarkan. Seluruh barang bawaan jemaah yang berada di bagasi bawah maupun kabin bus ikut hangus terbakar.
Saat ini, ke-24 jemaah tersebut sudah dievakuasi menggunakan bus pengganti dan telah tiba di hotel di Madinah.
Seluruh jemaah dalam kondisi stabil meski sempat mengalami ketegangan hebat (trauma ringan).
Mereka dudah berada di Madinah untuk beristirahat dan melanjutkan rangkaian ibadah.
BACA JUGA:Alhamdulillah! 24 Ribu Jemaah Umrah RI Tiba di Tanah Air, Kemenhaj Kawal Ketat
Tim KUH terus berkomunikasi dengan pihak muassasah (penyelenggara lokal) untuk menjamin kebutuhan logistik jemaah.
Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI melalui KUH memastikan tidak akan tinggal diam atas kerugian yang dialami jemaah.
Saat ini, koordinasi intensif tengah dilakukan untuk menuntut kompensasi atas barang-barang jemaah yang musnah terbakar.
“Kami sedang berkomunikasi dengan pihak muassasah agar jemaah mendapatkan kompensasi yang layak. Mengingat seluruh barang bawaan mereka ikut terbakar, ini menjadi tanggung jawab penyedia layanan transportasi,” tegas Ilham.
- 1
- 2
- »





