Iran Serang Pangkalan Militer di Arab Saudi, 12 Tentara AS Jadi Korban

cnbcindonesia.com
11 jam lalu
Cover Berita
Foto: Warga bereaksi di lokasi bangunan tempat tinggal yang rusak akibat serangan, di tengah konflik AS-Israel dengan Iran, di Teheran, Iran, 27 Maret 2026. (via REUTERS/Majid Asgaripour)

Jakarta, CNBC Indonesia - Konflik di negara Timur Tengah terus memanas. Serangan militer Iran terhadap Pangkalan Udara Pangeran Sultan di Arab Saudi, pada Jumat (27/3/2026) waktu setempat telah melukai 12 tentara Amerika Serikat (AS), dua di antaranya dalam kondisi kritis.

Mengutip Reuters, data korban terbaru ini menambah jumlah lebih dari 300 anggota militer AS yang terluka sejak perang melawan Iran dimulai pada 28 Februari 2026.

Sebelumnya pada Jumat, militer AS mengatakan 273 di antaranya telah kembali bertugas. Tiga belas tentara AS tewas dalam konflik tersebut.


Berdasarkan laporan dua pejabat AS, serangan rudal Iran jelang akhir pekan lalu menyebabkan setidaknya 10 anggota militer Amerika terluka di Pangkalan Udara Pangeran Sultan.

Diketahui, Israel menyerang fasilitas nuklir Iran pada hari Jumat, hanya beberapa jam setelah mengancam akan meningkatkan dan memperluas serangannya di Teheran.

Organisasi Energi Atom Iran mengatakan, serangan yang menargetkan pabrik air berat dan pabrik yang memproduksi bentuk uranium pekat yang disebut yellowcake, tidak menyebabkan korban jiwa atau risiko kontaminasi.

Selanjutnya, Iran merespons akan segera melakukan pembalasan.

Baca: Penampakan Gedung-Gedung Hancur Berantakan-2 Kota di Iran Dibombardir

(dce) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:
Video: Memanas! Serangan AS-Israel ke Iran Picu Eskalasi Global

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Sinergi Infrastruktur dan Pertahanan Diperkuat, Kementerian PU Fasilitasi KKL Wilhan Perwira Seskoad
• 16 jam lalupantau.com
thumb
Argentina vs Mauritania: Menang 2-1, Tim Tanggo Jaga Keangkeran Buenos Aires
• 11 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Pedal kekuasaan di tengah krisis energi
• 13 jam laluantaranews.com
thumb
Elektrifikasi Ojek Online Dinilai Bisa Hemat Subsidi BBM
• 18 jam lalumetrotvnews.com
thumb
OJK Hormati Putusan KPPU Terkait Kartel Bunga Utang oleh 97 Perusahaan Pinjol 
• 23 jam lalukompas.id
Berhasil disimpan.