Sungai Rusak PascaBencana Aceh dan Sumatera, Satgas PRR Kebut Perbaikan

liputan6.com
5 jam lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Jakarta - Sungai di tiga provinsi terdampak menjadi prioritas utama dalam penanganan jangka panjang pada fase pemulihan, sebagaimana disampaikan Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera, guna mendukung irigasi sawah dan tambak masyarakat.

Ketua Satgas PRR, Muhammad Tito Karnavian, di Jakarta, Kamis 26 Maret 2026 menjelaskan, normalisasi sungai memiliki peran penting dalam menopang kehidupan warga yang bergantung pada sektor ekonomi utama, seperti pertanian dan perikanan.

Advertisement

BACA JUGA: Peternakan Sering Dituduh Penyebab Perubahan Iklim, BRIN Siapkan Inovasi

Data Satgas PRR menunjukkan bahwa sungai-sungai yang terdampak bencana hidrometeorologi di Aceh, Sumatera Barat (Sumbar), dan Sumatera Utara (Sumut) umumnya mengalami pendangkalan akibat penumpukan sedimentasi.

"Sungai bagi saya penting, ini akan makan waktu panjang untuk sungai karena jumlahnya banyak. Totalnya itu banyak yang sedimen, panjang dan lebar. Penanganan ini mendesak karena berkaitan langsung dengan sawah dan tambak milik warga," jelas Tito, melansir Antara, Kamis, 26 Maret 2026.

Selain itu, dalam data Satgas PRR juga menunjukkan bahwa di wilayah terdampak terdapat puluhan sungai dengan tingkat kerusakan yang beragam, mulai dari sedimentasi berat, kerusakan tanggul, hingga perubahan aliran sungai.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
John Herdman Terpukau Atmosfer GBK, Suporter Jadi Faktor X Timnas Indonesia
• 15 jam lalutvrinews.com
thumb
⁠Ditutupnya Lapak Sampah Sementara Tepi Kali di TPU Tanah Kusir Usai Viral
• 19 jam laludetik.com
thumb
PP Tunas 2025: Upaya Lindungi Data Anak di Ruang Digital
• 13 jam lalurepublika.co.id
thumb
Polisi Selidiki Dugaan Pungli di Pantai Sayang Heulang Garut
• 13 jam lalumetrotvnews.com
thumb
H+5 Lebaran, 69 Ribu Kendaraan Melintasi Tol Cipali Arah Jakarta
• 17 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.