VIVA –Hari ini tepat satu bulan konflik yang terjadi antara Amerika Serikat-Israel dengan Iran. Seperti diketahui 28 Februari 2026 lalu, AS dan Israel melancarkan serangan ke jantung Tehran hingga menyebabakan pemimpin tertinggi Ayatollah Ali Khamenei tewas.
Sudah sebulan perang ini berlangsung, lantas kapan ini akan berakhir? Melansir laman BBC Internasional, Sabtu 28 Maret 2026, berikut ini ulasan terkait dengan perang tersebut.
Apa yang terjadi di Iran?
Saat serangan pertama dilancarkan, AS dan Israel menargetkan infrastruktur rudal Iran, situs militer, dan pimpinan negara, baik di ibu kota Teheran maupun di seluruh negeri.
Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, yang memimpin Iran sejak 1989, tewas dalam gelombang serangan pertama. Militer Israel menyebut puluhan pejabat senior lainnya di Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC) juga tewas sebut saja kepala keamanan Ali Larijani, menteri intelijen Esmail Khatib, dan kepala pasukan paramiliter Basij, Gholamreza Soleimani.
AS dan Israel juga menargetkan situs-situs penting terkait program nuklir Iran yang menurut Iran sepenuhnya damai serta fasilitas minyak dan gas negara itu, termasuk Pulau Kharg, terminal minyak utama yang dianggap sebagai urat nadi ekonomi Iran. Israel juga menargetkan South Pars, bagian dari ladang gas alam terbesar di dunia.
Kelompok Human Rights Activists in Iran (HRANA) berbasis AS melaporkan pada 26 Maret bahwa sejak perang dimulai, 3.329 orang tewas di Iran, termasuk 1.492 warga sipil, dengan sedikitnya 221 anak-anak.
Iran menuduh AS dan Israel menyerang sekolah perempuan dekat markas IRGC di Iran selatan pada 28 Februari, menewaskan 168 orang, termasuk sekitar 110 anak-anak. AS mengatakan sedang menyelidiki insiden tersebut, sementara Israel menyatakan tidak mengetahui adanya operasi militer di wilayah itu. Analisis video pakar menunjukkan rudal Tomahawk AS mengenai markas militer dekat sekolah, menurut laporan BBC Verify.
Akses jurnalis internasional ke Iran sangat terbatas, dan koneksi internet hampir sepenuhnya diblokir. Di luar wilayah Iran, kapal perang Iran tenggelam oleh kapal selam AS di Samudra Hindia dekat Sri Lanka pada 4 Maret, menewaskan sedikitnya 87 orang.
Menyusul kematian Ali Khamenei, Mojtaba Khamenei, diumumkan sebagai pengganti pada 8 Maret.





