Ben White melakoni laga perdananya bersama The Three Lions setelah sebelumnya sempat absen selama empat tahun. Bek asal klub Arsenal tersebut masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-69, namun kehadirannya disambut cemoohan oleh sebagian dari 80.581 penonton yang memadati stadion.
Meski mendapat tekanan mental, pemain berusia 28 tahun itu sempat membuktikan kualitasnya dengan mencetak gol internasional pertama yang membawa Inggris unggul sementara. Sayangnya, White kembali dicemooh sebelum akhirnya melakukan pelanggaran terhadap penyerang Uruguay, Federico Viñas, di masa injury time. Pelanggaran tersebut membuahkan penalti yang sukses dieksekusi oleh Federico Valverde.
Thomas Tuchel mengakui tidak mendengar secara langsung ejekan yang diberikan suporter terhadap pemain Arsenal tersebut saat pertandingan berlangsung karena fokus pada instruksi taktis. Namun, ia menyayangkan sikap suporter yang memberikan sambutan beragam kepada anak asuhnya.
Baca Juga :
Rekonsiliasi di Ruang Ganti! Thomas Tuchel Minta Ben White 'Berdamai' dengan Senior The Three LionsMenurut Tuchel, Ben White telah menunjukkan performa luar biasa selama berada di pemusatan latihan atau Training Center (TC). Pelatih asal Jerman tersebut menilai White sangat layak mendapatkan kesempatan bermain, bahkan sebagai pemain inti.
Meski merasa kecewa, Tuchel menekankan bahwa Ben White harus tetap tegar menghadapi dinamika suporter di stadion. Ia berharap insiden ini tidak menghambat fokus sang pemain untuk terus berkontribusi bagi negara.
"Dia harus menerima kenyataan ini. Kami akan selalu melindunginya dan berharap bisa segera melupakan kejadian ini. Dia sudah siap menulis babak baru dalam hidupnya dan kami siap memberikan kesempatan tersebut," pungkas Tuchel.
(Muhammad Zaidan Rizky)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ASM)





