CEO Nvidia Sebut Dunia Sudah Memasuki Era AGI yang Bisa Ciptakan Miliaran Dolar AS

bisnis.com
2 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — CEO Nvidia Jensen Huang menyebut dunia telah memasuki era Artificial General Intelligence (AGI) atau kecerdasan buatan umum. Istilah tersebut belakangan ramai dibahas dalam industri AI.

Mengutip India Today, AGI selama ini dipahami sebagai tahap ketika kecerdasan buatan mampu berpikir dan mengambil keputusan layaknya manusia. Industri teknologi global menargetkan pencapaian tersebut dalam beberapa tahun ke depan, namun Huang menilai sebagian karakteristik AGI sudah mulai terlihat saat ini.

Pernyataan tersebut disampaikan Huang dalam perbincangannya di podcast yang dipandu Lex Fridman. Dalam diskusi itu, AGI didefinisikan sebagai sistem AI yang mampu menciptakan dan menjalankan perusahaan teknologi bernilai miliaran dolar AS.

“Saya pikir sekaranglah saatnya. Saya pikir kita telah mencapai AGI,” ujar Huang, dikutip Bisnis, Selasa (24/3/2026).

Sebagai contoh, Huang menyoroti platform open source OpenClaw yang memungkinkan pengguna menjalankan agen AI secara lokal di komputer. Menurutnya, teknologi semacam itu berpotensi melahirkan layanan digital bernilai besar dalam waktu singkat, meskipun tidak selalu berumur panjang.

“Bukan tidak mungkin OpenClaw dapat menciptakan layanan web atau aplikasi kecil yang menarik yang, tiba-tiba, digunakan oleh beberapa miliar orang dengan harga 50 sen,” tuturnya.

Dia lantas membandingkan fenomena ini dengan era dot-com pada akhir 1990an hingga awal 2000an, ketika banyak perusahaan berbasis internet tumbuh pesat namun kemudian menghilang dalam waktu singkat.

Nvidia diketahui telah meluncurkan versi OpenClaw yang diberi nama NemoClaw. Platform ini dikembangkan bersama dengan pencipta OpenClaw, Peter Steinberger yang kini telah bergabung dengan OpenAI.

Kendati demikian, Huang menekankan bahwa kemampuan AI saat ini masih terbatas. Dia menilai agen AI belum mampu membangun perusahaan besar dengan kompleksitas tinggi seperti Nvidia. “Peluang 100.000 agen tersebut membangun Nvidia adalah nol persen,” katanya.

Nvidia sendiri merupakan salah satu pemain utama dalam industri semikonduktor global, khususnya sebagai pemasok unit pemrosesan grafis (GPU) untuk kebutuhan komputasi dan hingga pusat data AI. Nilai perusahaan ini mencapai lebih dari US$4,3 triliun

Pandangan Huang berbeda dengan sejumlah pelaku industri lain. CEO Google DeepMind Demis Hassabis sebelumnya menilai bahwa model AI saat ini masih memiliki keterbatasan, terutama dalam pembelajaran berkelanjutan dan perencanaan jangka panjang. Ia memperkirakan AGI baru dapat terwujud dalam lima hingga delapan tahun mendatang dengan dukungan terobosan teknologi.

Sementara itu, Elon Musk melalui perusahaan AI miliknya, xAI, disebut menargetkan pencapaian AGI dalam waktu lebih cepat. Musk dilaporkan mengatakan kepada stafnya bahwa perusahaannya dapat mencapai AGI dalam waktu dua tahun, mungkin paling cepat akhir tahun ini.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Arus Balik Kereta Api Capai Puncak, Penjualan Tiket di Atas 100 Persen
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
Langkah Kecil Natanael Terbang dari Bandung Menuju NASA
• 8 jam lalukompas.id
thumb
Suasana DPR Gelap Gulita di Hari Pertama Penerapan Hemat Energi
• 21 jam lalukumparan.com
thumb
Mahasiswi di Sumsel Ditahan Polisi Usai Buka HP Rekan Kerja dan Kirim Foto
• 12 jam laludetik.com
thumb
Pemkot Makassar Anggarkan Rp23 Miliar Benahi Akses dan Pedestrian TPA Antang
• 23 jam laluterkini.id
Berhasil disimpan.