LRT Sumsel Diserbu 213 Ribu Penumpang saat Lebaran, Ekonomi Rakyat Ikut Ketiban Berkah

rctiplus.com
3 jam lalu
Cover Berita
LRT Sumsel Diserbu 213 Ribu Penumpang saat Lebaran, Ekonomi Rakyat Ikut Ketiban BerkahNasional | inews | Sabtu, 28 Maret 2026 - 14:53

PALEMBANG, iNews.id – Lonjakan penumpang Light Rail Transit (LRT) di Sumatra Selatan (Sumsel) selama libur Lebaran 2026 membawa dampak positif bagi perekonomian lokal. Tercatat, sebanyak 213.150 penumpang menggunakan layanan LRT dalam periode 13-26 Maret 2026.

Rata-rata harian mencapai 15.225 penumpang, menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat selama momen libur panjang.

Guna mengakomodasi lonjakan tersebut, PT Kereta Api Indonesia Divisi Regional III Palembang bersama Balai Pengelola Kereta Api Ringan Sumsel menambah jumlah perjalanan.

Pada periode 22–25 Maret 2026, jumlah perjalanan meningkat dari 94 menjadi 102 perjalanan per hari.

Manager Humas Divre III Palembang, Aida Suryanti, mengatakan langkah ini efektif menjaga kelancaran mobilitas masyarakat.

“Capaian ini menjadi bukti nyata komitmen kami dalam meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat. Penambahan frekuensi perjalanan selama masa libur Lebaran menjadi salah satu faktor mendukung kelancaran mobilitas selama masa Lebaran,” ujarnya, Sabtu (28/3/2026).

Baca Juga:Jadwal Buka Puasa Makassar dan Sekitarnya Sabtu 28 Februari 2026

Meningkatnya jumlah penumpang turut berdampak pada geliat ekonomi di Kota Palembang. Sejumlah titik strategis seperti Pasar 16 Ilir, Benteng Kuto Besak, hingga Masjid Agung Palembang ramai dikunjungi masyarakat.

Lokasi tersebut berdekatan dengan Stasiun Ampera yang menjadi salah satu simpul utama LRT Sumsel.

“Karena stasiun-stasiun melewati fasilitas publik, pusat perekonomian, pusat perbelanjaan. Misalnya Stasiun Ampera dekat dengan perbelanjaan ekonomi rakyat,” kata Aida.

Selain transportasi, LRT Sumsel juga memberikan ruang bagi pelaku UMKM untuk berkembang. Selama masa angkutan Lebaran, tersedia tenant usaha di sejumlah stasiun seperti Ampera, Asrama Haji, Bumi Sriwijaya, Polrestabes, hingga DJKA.

Beragam produk lokal mulai dari kerajinan hingga kuliner dijajakan untuk memenuhi kebutuhan penumpang.

“Kami tidak hanya berfokus pada layanan transportasi, tetapi juga berupaya memberikan nilai tambah melalui pemberdayaan UMKM lokal,” ucapnya.

Salah satu pemudik, Achyar, mengaku memanfaatkan LRT untuk mencari oleh-oleh khas Palembang. Dia mengunjungi Sentral Kampung Pempek yang dikenal dengan harga terjangkau dan pilihan beragam.

Baca Juga:Jadwal Buka Puasa Ambon Hari Ini 28 Februari 2026, Lengkap Doa Berbuka

“Ya cari oleh-oleh di sini, sudah dari dulu karena harganya murah. Terus enggak susah carinya, misalnya mau jenis pempek apa,” katanya.

Lonjakan penumpang LRT Sumsel dipicu oleh kombinasi arus balik Lebaran, libur sekolah serta mulai aktifnya kembali para pekerja sejak 25 Maret 2026. Kondisi ini mendorong mobilitas masyarakat untuk berbagai aktivitas, mulai dari silaturahmi, wisata, hingga kegiatan ekonomi.

Dengan tren tersebut, LRT Sumsel tidak hanya menjadi moda transportasi, tetapi juga motor penggerak ekonomi lokal.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Sosok Sarah Mullally, Perempuan Pertama yang Resmi Pimpin Gereja Inggris
• 10 menit lalukumparan.com
thumb
Profil Beckham Putra, Bintang Timnas Indonesia dan Persib Bandung, Mencuri Perhatian Sejak Usia Muda
• 3 jam lalutvonenews.com
thumb
Asbun! Donald Trump Sebut Hormuz "Selat Trump"
• 40 menit lalucnbcindonesia.com
thumb
KPPAD Bali dukung pelindungan ruang digital anak buntut banyak kasus
• 7 jam laluantaranews.com
thumb
Pertamina Patra Niaga Jamin Layanan BBM Aman Selama Arus Balik Lebaran
• 2 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.