VIVA – Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman tetap melontarkan kritik terhadap Skuad Garuda meski meraih kemenangan 4-0 atas Saint Kitts and Nevis dalam laga FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Jumat 27 Maret 2026 malam.
Kritik tersebut disampaikan karena ia menilai tim masih memiliki kekurangan, terutama dari sisi disiplin taktis di awal laga. Herdman menyoroti penampilan tim pada 15 menit pertama yang dinilai terlalu terburu-buru.
“Saya merasa di 15 menit pertama kami terlalu bersemangat, sehingga pemain sempat bermain sendiri-sendiri,” ujar Herdman usai pertandingan.
- VIVA/Surya Aditiya
Ia menegaskan bahwa kondisi tersebut tidak boleh terulang, terutama saat menghadapi lawan yang lebih kuat. Herdman bahkan memberikan peringatan keras terkait potensi risiko jika kesalahan serupa terjadi.
“Jika kami melakukan itu melawan Bulgaria, kami bisa kalah dalam 10 menit pertama. Kami harus berkomitmen pada rencana taktis sejak awal,” katanya.
"Jadi itu penting. 15 menit pertama kita harus mulai lebih kuat dengan mentalitas yang lebih baik karena... kita akan dihukum (oleh lawan)," tandasnya.
Dalam pertandingan tersebut, Indonesia memang sempat mendapat tekanan di awal laga sebelum akhirnya membuka keunggulan pada menit ke-15 melalui Beckham Putra yang memanfaatkan umpan Ole Romeny. Beckham kembali mencetak gol kedua pada menit ke-25 untuk membawa Indonesia unggul 2-0 hingga turun minum.
- ANTARA FOTO/ASPRILLA DWI ADHA
Pada babak kedua, dominasi Indonesia berlanjut. Ole Romeny mencetak gol ketiga setelah memanfaatkan situasi sepak pojok, sebelum Mauro Zijlstra menutup kemenangan menjadi 4-0 pada menit ke-75. Satu gol tambahan dari Yakob Sayuri sempat dianulir karena offside.
Di tengah dominasi tersebut, Indonesia juga sempat menghadapi situasi berbahaya akibat hampir terjadi gol bunuh diri. Namun, kiper Maarten Paes berhasil mengamankan gawang.





