Artis Jessica Iskandar atau Jedar belum lama ini dilarikan ke rumah sakit akibat infeksi virus dan bakteri. Sang suami, Vincent Verhaag, menyebut awalnya Jedar sempat mengalami demam tinggi berhari-hari.
Vincent menjelaskan, kondisi Jedar drop dipicu oleh kelelahan setelah menjalani aktivitas liburan bersama anak-anak, yang kemudian diperburuk oleh faktor makanan.
"Dia itu gara-gara makan yang salah, jadi dia itu kayak imun sistemnya langsung drop. Dia kecapekan karena jalan-jalan liburan sama anak-anak, tapi semuanya masih stabil. Cuma mungkin dia salah makan, masuklah virusnya, bakterinya di situ," ungkap Vincent Verhaag ditemui awak media, Jumat (27/3).
Vincent menduga, infeksi tersebut berasal dari makanan mentah yang dikonsumsi istrinya beberapa hari sebelum jatuh sakit.
"Bukan (keracunan), memang bakteri virus. Namanya di dalamnya, ya virus, bakteri. Dari oral, berarti makanan kalau enggak minuman biasanya kan," jelas Vincent.
"Feeling-ku sih makanan karena dia juga bilang dia sempat makan makanan mentah yaitu sashimi platter ya yang semua mentah itu ikan. Dia sempat makan itu dua hari sebelum," lanjutnya.
Gejala yang dialami Jedar cukup mengkhawatirkan karena demam yang tak kunjung reda. Suhu tubuh Jedar yang terus meningkat selama 4 hari.
"Drop, awalnya malam pertama demam, kedua, ketiga masih demam. Kita nunggu sampai keempat masih demam. Nah di situ aku ambil keputusan ke rumah sakit. Untungnya kita cek, dikasih obat, dikasih infus, tapi semuanya udah aman lancar, udah pulih dia," tuturnya.
Menurut Vincent, suhu tubuh Jedar sempat menyentuh angka yang cukup tinggi diiringi dengan mual.
"Awal-awal ada mual muntah, tapi sesudah itu malah demam terus sampai 38, 38,9. Lumayan. Dia sakitnya berapa hari itu demamnya, 7 atau 8 hari demamnya nggak berhenti-berhenti. Akhirnya ke rumah sakit, infus, obat, antibiotik juga," tambah Vincent.
Menjalani perawatan intensif, proses pemulihan Jedar tergolong cepat. Vincent berkelakar bahwa obat paling ampuh bagi istrinya bukanlah sekadar antibiotik, melainkan jalan-jalan.
"Hari ke-10 ke-11 sudah membaik, terus hari ke-14 atau 13 berangkat Singapura. Dia obatnya satu: liburan. Kalau istriku obatnya satu, kalau udah liburan semua penyakit hilang," seloroh Vincent.





