Jakarta (ANTARA) - PT Pertamina Patra Niaga memastikan layanan tambahan sudah siap menemani perjalanan masyarakat saat memasuki puncak arus balik Lebaran 2026.
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Roberth MV Dumatubun dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu, mengatakan layanan tambahan mulai dari SPBU Modular, Kiosk dan Motorist telah bersiaga di jalur-jalur strategis pemudik.
"Kami terus memperkuat kesiapan layanan energi bagi masyarakat yang kembali dari kampung halaman. Tidak hanya jaringan SPBU, kami juga menghadirkan berbagai layanan tambahan guna memastikan perjalanan masyarakat tetap lancar, aman, dan nyaman," ujar dia.
Secara nasional, Pertamina menyiapkan 7.885 SPBU, dengan 2.074 SPBU di antaranya beroperasi 24 jam, serta ditambah 6.777 Pertashop yang menjangkau hingga wilayah pelosok.
"SPBU yang beroperasi 24 jam difokuskan di jalur-jalur dengan tingkat mobilitas tinggi, seperti jalan tol, jalur wisata, serta jalur lintas utama," kata Roberth.
Selain menjadi titik pengisian bahan bakar, SPBU Pertamina juga berfungsi sebagai tempat singgah dengan fasilitas yang menunjang kenyamanan perjalanan, seperti mushala, toilet, dan area istirahat.
Untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan di titik-titik strategis, Pertamina Patra Niaga turut menghadirkan layanan tambahan berupa SPBU Modular dan Kiosk Pertamina Siaga.
Layanan itu memastikan ketersediaan energi tetap terjaga hingga di titik-titik padat, yang belum terdapat SPBU, sehingga masyarakat mudah mendapatkan BBM secara cepat, tanpa harus keluar jauh dari jalur utama perjalanan.
Selanjutnya, sebagai penguatan layanan di lapangan, Pertamina Patra Niaga juga mengoperasikan 200 unit Motorist Pertamina Delivery Service (PDS) yang disiagakan di jalur-jalur utama arus balik.
"Layanan ini menjangkau kendaraan yang kehabisan bahan bakar di tengah perjalanan, terutama di titik-titik dengan potensi kemacetan tinggi atau akses terbatas menuju SPBU," ujar Roberth.
Masyarakat dapat mengakses layanan Motorist melalui Pertamina Contact Center 135 atau aplikasi MyPertamina.
Setelah melakukan permintaan, motorist akan menuju lokasi pelanggan untuk membantu pengisian BBM secara langsung, sehingga perjalanan dapat segera dilanjutkan tanpa hambatan.
Roberth menegaskan optimalisasi semua layanan ini dilakukan secara menyeluruh, baik dari sisi infrastruktur utama maupun layanan tambahan.
"Pertamina Patra Niaga memastikan seluruh layanan energi, mulai dari SPBU reguler, SPBU Modular, Kiosk Pertamina Siaga, hingga Motorist PDS, dapat diakses dengan mudah oleh masyarakat. Ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk menjaga kelancaran arus balik Lebaran, sehingga perjalanan masyarakat tetap aman, lancar, dan nyaman," ujar dia.
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Roberth MV Dumatubun dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu, mengatakan layanan tambahan mulai dari SPBU Modular, Kiosk dan Motorist telah bersiaga di jalur-jalur strategis pemudik.
"Kami terus memperkuat kesiapan layanan energi bagi masyarakat yang kembali dari kampung halaman. Tidak hanya jaringan SPBU, kami juga menghadirkan berbagai layanan tambahan guna memastikan perjalanan masyarakat tetap lancar, aman, dan nyaman," ujar dia.
Secara nasional, Pertamina menyiapkan 7.885 SPBU, dengan 2.074 SPBU di antaranya beroperasi 24 jam, serta ditambah 6.777 Pertashop yang menjangkau hingga wilayah pelosok.
"SPBU yang beroperasi 24 jam difokuskan di jalur-jalur dengan tingkat mobilitas tinggi, seperti jalan tol, jalur wisata, serta jalur lintas utama," kata Roberth.
Selain menjadi titik pengisian bahan bakar, SPBU Pertamina juga berfungsi sebagai tempat singgah dengan fasilitas yang menunjang kenyamanan perjalanan, seperti mushala, toilet, dan area istirahat.
Untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan di titik-titik strategis, Pertamina Patra Niaga turut menghadirkan layanan tambahan berupa SPBU Modular dan Kiosk Pertamina Siaga.
Layanan itu memastikan ketersediaan energi tetap terjaga hingga di titik-titik padat, yang belum terdapat SPBU, sehingga masyarakat mudah mendapatkan BBM secara cepat, tanpa harus keluar jauh dari jalur utama perjalanan.
Selanjutnya, sebagai penguatan layanan di lapangan, Pertamina Patra Niaga juga mengoperasikan 200 unit Motorist Pertamina Delivery Service (PDS) yang disiagakan di jalur-jalur utama arus balik.
"Layanan ini menjangkau kendaraan yang kehabisan bahan bakar di tengah perjalanan, terutama di titik-titik dengan potensi kemacetan tinggi atau akses terbatas menuju SPBU," ujar Roberth.
Masyarakat dapat mengakses layanan Motorist melalui Pertamina Contact Center 135 atau aplikasi MyPertamina.
Setelah melakukan permintaan, motorist akan menuju lokasi pelanggan untuk membantu pengisian BBM secara langsung, sehingga perjalanan dapat segera dilanjutkan tanpa hambatan.
Roberth menegaskan optimalisasi semua layanan ini dilakukan secara menyeluruh, baik dari sisi infrastruktur utama maupun layanan tambahan.
"Pertamina Patra Niaga memastikan seluruh layanan energi, mulai dari SPBU reguler, SPBU Modular, Kiosk Pertamina Siaga, hingga Motorist PDS, dapat diakses dengan mudah oleh masyarakat. Ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk menjaga kelancaran arus balik Lebaran, sehingga perjalanan masyarakat tetap aman, lancar, dan nyaman," ujar dia.





