6 Tips Menyiapkan Anak Masuk Sekolah Usai Libur Panjang Lebaran 2026

grid.id
2 jam lalu
Cover Berita

Grid.ID - Menjelang berakhirnya masa Lebaran 2026, banyak orang tua mulai menghadapi tantangan baru, yakni menyiapkan anak kembali ke sekolah setelah libur panjang. Momen ini kerap tidak mudah karena anak sudah terlalu nyaman dengan suasana santai, bermain, dan berkumpul bersama keluarga.

Tak sedikit anak yang menolak masuk sekolah, menangis, hingga tantrum karena belum siap kembali ke rutinitas. Di sisi lain, kepastian jadwal masuk sekolah setelah Lebaran 2026 juga penting agar orang tua bisa mulai menyusun pola tidur, aktivitas, dan persiapan belajar anak.

Pemerintah sendiri telah menetapkan jadwal resmi masuk sekolah usai libur Idul Fitri 1447 Hijriah. Karena itu, memahami jadwal sekaligus tips transisi pasca Lebaran 2026 menjadi hal penting agar anak kembali siap belajar tanpa drama berlebihan.

Kapan Anak Masuk Sekolah Setelah Libur Lebaran 2026?

Pertanyaan soal kapan anak kembali masuk sekolah setelah Lebaran 2026 menjadi perhatian banyak orang tua. Pemerintah telah menetapkan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026. Setelah rangkaian libur dan cuti bersama, siswa jenjang PAUD, SD, SMP, hingga SMA sederajat dijadwalkan kembali masuk sekolah pada Senin, 30 Maret 2026.

Keputusan tersebut merupakan hasil Rapat Tingkat Menteri (RTM) yang digelar oleh Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) bersama Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah. Dalam rapat itu, pemerintah juga mengatur kegiatan belajar selama Ramadan 2026, termasuk jadwal libur dan masuk sekolah pasca Lebaran 2026.

Rincian Libur Sekolah Lebaran 2026

Libur sekolah dalam rangka Lebaran 2026 berlangsung cukup panjang. Merujuk pada keputusan pemerintah, libur utama untuk siswa berlangsung mulai Senin, 23 Maret 2026 hingga Jumat, 27 Maret 2026.

Namun, jika digabung dengan cuti bersama dan libur nasional Idul Fitri, masa libur terasa lebih panjang. Mengutip Tribunnews.com, Sabtu (28/3/2026), berikut rincian jadwal libur Lebaran 2026 bagi siswa:

Jumat, 20 Maret 2026: Cuti bersama Idul Fitri 1447 HijriahSabtu, 21 Maret 2026: Idul Fitri 1447 HijriahMinggu, 22 Maret 2026: Idul Fitri 1447 HijriahSenin, 23 Maret 2026: Cuti bersama Idul Fitri 1447 HijriahSelasa, 24 Maret 2026: Cuti bersama Idul Fitri 1447 HijriahRabu, 25 Maret 2026: Libur setelah Lebaran 2026Kamis, 26 Maret 2026: Libur setelah Lebaran 2026Jumat, 27 Maret 2026: Libur setelah Lebaran 2026

6 Tips Menyiapkan Anak Masuk Sekolah Setelah Libur Lebaran 2026

 

Masa setelah Lebaran 2026 identik dengan libur panjang yang dimanfaatkan keluarga untuk mudik, bertemu kerabat, hingga rekreasi. Suasana santai ini membuat anak merasa nyaman dan sulit kembali ke rutinitas sekolah.

Bagi orang dewasa, kewajiban bekerja atau beraktivitas mungkin lebih mudah dipahami. Namun, bagi anak-anak, perubahan mendadak dari suasana libur ke jadwal sekolah sering terasa berat.

Akibatnya, anak bisa menunjukkan penolakan, menangis, ingin terus bermain, bahkan tantrum saat diminta kembali bersekolah setelah Lebaran 2026. Kondisi ini dinilai wajar karena anak mengalami perubahan suasana dan aktivitas yang cukup drastis.

Dikutip dari Kompas.com, psikolog sekaligus dosen Universitas Aisyiyah Yogyakarta, Ratna Yunita Setiyani Subardjo, membagikan sejumlah tips agar orang tua bisa membantu anak beradaptasi kembali setelah Lebaran 2026. Menurut Ratna, anak sering kesulitan transisi dari liburan ke rutinitas sekolah karena terlalu lama menikmati suasana santai. 

1. Buat Transisi Secara Bertahap

Tips pertama setelah Lebaran 2026 adalah mulai mengembalikan rutinitas harian anak secara perlahan sebelum hari masuk sekolah. Orang tua bisa membiasakan anak untuk kembali bangun pagi, sarapan, dan menjalani aktivitas seperti saat hari sekolah. Cara ini membantu tubuh dan pikiran anak menyesuaikan lagi dengan jadwal belajar, sehingga saat masuk sekolah pada 30 Maret 2026, mereka tidak terlalu kaget.

2. Bahas Ekspektasi Setelah Liburan

Orang tua juga perlu mengajak anak berdiskusi tentang apa yang akan mereka hadapi setelah Lebaran 2026. Misalnya, kegiatan apa saja yang akan dilakukan di sekolah, pelajaran yang akan diikuti, hingga hal-hal yang diharapkan dari mereka. Membahas ekspektasi ini penting untuk mengurangi kecemasan dan ketidakpastian, terutama bagi anak yang merasa malas atau takut kembali ke sekolah.

3. Fokus pada Hal Positif Saat Kembali Sekolah

Agar anak lebih semangat usai Lebaran 2026, orang tua bisa mengingatkan hal-hal menyenangkan yang akan mereka temui di sekolah. Misalnya, bertemu teman-teman, belajar hal baru, atau mengikuti kegiatan ekstrakurikuler favorit. Pendekatan ini membuat anak melihat sekolah sebagai pengalaman yang menyenangkan, bukan sekadar kewajiban yang mengakhiri masa libur.

4. Buat Janji Melakukan Hal yang Anak Sukai

 

Memberikan motivasi tambahan setelah Lebaran 2026 juga bisa dilakukan dengan membuat janji kecil kepada anak. Jika mereka mau kembali ke sekolah dengan baik, orang tua bisa menjanjikan aktivitas yang disukai, seperti pergi ke taman, bermain bersama, atau bermain game. Cara ini dapat menjadi bentuk penghargaan sederhana yang membantu anak merasa lebih siap menjalani hari-hari awal sekolah.

5. Berikan Dukungan dan Empati

Tidak semua anak bisa langsung beradaptasi setelah Lebaran 2026. Karena itu, orang tua perlu menunjukkan dukungan dan empati, bukan hanya menyuruh atau memaksa. Dengarkan keluhan anak, pahami kekhawatiran mereka, lalu beri motivasi agar berani menghadapi masa transisi. Sikap ini penting agar anak merasa didampingi, sehingga proses kembali ke sekolah menjadi lebih ringan secara emosional.

6. Buat Circle dengan Teman Dekat Anak

Tips terakhir yang tak kalah penting pasca Lebaran 2026 adalah membantu anak tetap terhubung dengan teman dekatnya. Orang tua bisa membuat grup percakapan online bersama teman-teman akrab anak.

Cara ini dapat menciptakan peer group yang saling menyemangati, sehingga anak merasa tidak sendirian saat kembali ke sekolah. Dukungan dari teman sebaya sering kali efektif meningkatkan rasa percaya diri anak untuk memulai rutinitas lagi.

Program Makan Bergizi Gratis Aktif Lagi

Selain kegiatan belajar, ada informasi penting lain setelah Lebaran 2026. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dijadwalkan kembali aktif pada Selasa, 31 Maret 2026.

Artinya, sehari setelah siswa kembali masuk sekolah, program tersebut sudah kembali berjalan. Ini menjadi kabar penting bagi orang tua dan siswa karena mendukung kebutuhan gizi anak saat mulai kembali beraktivitas penuh di sekolah pasca Lebaran 2026.

Jadwal Penting Setelah Anak Kembali Sekolah

Setelah masuk sekolah pasca Lebaran 2026, ada sejumlah agenda penting yang perlu diperhatikan orang tua. Untuk siswa kelas 6 SD dan kelas 9 SMP, mereka akan menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA).

 

TKA merupakan asesmen resmi dari Kemendikdasmen untuk mengukur capaian akademik secara objektif, dengan fokus pada Bahasa Indonesia dan Matematika. Berikut jadwalnya:

TKA SMP sederajat: 6–16 April 2026TKA SD: 20–30 April 2026 

Karena itu, masa setelah Lebaran 2026 bukan hanya soal kembali ke rutinitas, tetapi juga menjadi fase penting untuk mempersiapkan anak menghadapi asesmen sekolah. Itulah enam tips dari psikolog Ratna Yunita Setiyani Subardjo yang bisa dicoba diterapkan. (*)

 

Artikel Asli


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
KPK Dapat Info Masih Ada Penyalahgunaan Kendaraan Dinas saat Lebaran, Kepala Daerah Diminta Evaluasi
• 7 jam laluliputan6.com
thumb
Tim SAR Tingkatkan Patroli di Selat Sunda Selama Arus Balik Lebaran
• 19 jam lalurepublika.co.id
thumb
KAI Jakarta Pastikan Layanan Arus Balik Berjalan Optimal
• 5 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Jaga Kelancaran Arus Balik, ASTRA Tol Cipali Maksimalkan Upaya Penguraian Kepadatan
• 7 jam laluokezone.com
thumb
5 Remaja Hilang di Hutan Balocci Pangkep Ditemukan Selamat usai Pencarian
• 10 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.